DISIPPLIN Geneng, Ruang Terbuka untuk Sinergi Bersama

Koordinasi lintas sektor di Kecamatan Geneng kini tampil lebih terstruktur dan efektif melalui  (DISIPPLIN Geneng) Diskusi Kepala Desa dan Lintas Sektor Kecamatan Geneng. Selain itu, kepala desa bersama perwakilan dari Puskesmas, Polsek, dan Koramil serta dinas pertanian, pendidikan, KUA, dan rumah sakit daerah rutin berkumpul untuk bertukar informas. Mereka membahas masalah dan menyusun solusi bersama. Dengan demikian, peserta mengidentifikasi kendala di desa dan membuat langkah konkret untuk menyelesaikannya. Forum ini tidak mengandalkan acara seremonial atau formalitas, melainkan fokus pada isu yang nyata dan mendesak.

Peserta memulai diskusi dengan data lapangan dan pengalaman langsung. Kemudian, mereka menyusun peta isu dan merancang rencana aksi yang jelas: siapa bertindak, apa yang dilakukan, dan kapan target tercapai. Pola ini membantu peserta tetap fokus pada solusi nyata. Selain itu, mereka menggabungkan isu kesehatan, pendidikan, pertanian, keamanan, dan layanan publik agar semua program berjalan selaras tanpa tumpang tindih. Dengan begitu, peserta memantau setiap langkah agar dampaknya langsung terasa di masyarakat.

Para kepala desa menggunakan forum untuk menyampaikan kebutuhan warganya. Sementara itu, instansi teknis menyesuaikan program agar lebih tepat sasaran. Peserta mengintegrasikan kegiatan pertanian dengan program perbaikan gizi. Selain itu, mereka menghubungkan program pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi warga. Forum mendorong semua pihak bergerak cepat dan efisien. Warga ikut berpartisipasi aktif karena mereka melihat hasil nyata dari koordinasi lintas sektor dan terlibat langsung dalam pelaksanaan program.

Warga menyaksikan perubahan nyata dalam pelayanan pemerintah. Dengan demikian, mereka melihat pemerintah bekerja sebagai tim solid, menanggapi masalah dengan cepat, dan mengambil keputusan sesuai kebutuhan lapangan. Forum ini membuktikan bahwa duduk bersama, mendengarkan, dan menyatukan langkah menghasilkan perubahan nyata di desa. Selain itu, peserta memperkuat koordinasi lintas sektor, membangun budaya komunikasi yang efektif, dan menciptakan inovasi program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kata lain, Kecamatan Geneng menunjukkan bahwa koordinasi aktif dan berbasis data mampu menciptakan desa yang lebih maju, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Scroll to Top