SENJA: Digitalisasi Kerja Sama Media demi Birokrasi Lebih Gesit dari Diskominfo Kabupaten Ngawi

Urusan kerja sama publikasi pemerintah dengan media massa selama ini identik dengan tumpukan map, prosedur manual, dan waktu tunggu yang berlarut. Namun kondisi tersebut mulai berubah sejak Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Ngawi memperkenalkan inovasi SENJA (Sistem Elektronik Kerja Sama Media). Inovasi ini diluncurkan pada Februari 2023 yang telah dilakukan uji coba pada awal di Januari, aplikasi ini menawarkan cara baru yang lebih praktis, efisien, dan transparan untuk menjembatani kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan media.

Melalui SENJA, proses administrasi yang dulu dilakukan secara manual kini bisa diselesaikan secara daring. Perusahaan media cukup mengunggah dokumen, memantau status kerja sama, hingga mengakses data secara real time tanpa harus bolak-balik ke kantor. Sistem ini bukan hanya memangkas birokrasi, tetapi juga menyuguhkan data yang lebih rapi, akurat, dan mudah ditelusuri. Keuntungan lain, konsep paperless dalam aplikasi ini mendukung upaya pemerintah mengurangi penggunaan kertas sekaligus menjadikan birokrasi lebih ramah lingkungan. Digunakannya tampilan antarmuka sederhana, SENJA dapat diakses oleh media lokal maupun nasional tanpa hambatan berarti.

Menurut Kepala Diskominfo Ngawi, SENJA lahir dari kebutuhan akan keterbukaan informasi sekaligus semangat reformasi birokrasi digital. “Kami melihat selama ini kerja sama dengan media sering terkendala data yang tercecer dan proses yang lambat. SENJA hadir untuk memutus rantai masalah itu. Dengan sistem digital, semua lebih cepat, transparan, dan bisa diawasi dengan jelas,” ungkapnya, beliau juga menambahkan bahwa aplikasi ini juga mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana diarahkan pemerintah pusat. Tidak hanya sebagai alat administrasi, SENJA menjadi simbol keterbukaan pemerintah daerah terhadap mitra media, sekaligus bukti bahwa birokrasi bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Sejak resmi digunakan, manfaat SENJA mulai dirasakan baik oleh pemerintah maupun perusahaan media. Proses pengajuan kerja sama publikasi lebih cepat, arsip digital tersimpan rapi, dan laporan kegiatan lebih mudah diakses untuk kepentingan evaluasi. Kepala Diskominfo menegaskan bahwa  “SENJA mempermudah kami dalam menyusun laporan kinerja, sementara bagi media, jalurnya lebih jelas dan tidak berbelit. Yang paling penting, masyarakat bisa menikmati hasilnya berupa informasi publik yang lebih akurat dan terpercaya.” Tidak berhenti di Ngawi, SENJA pun menarik perhatian daerah lain seperti Blitar, Madiun, dan Mojokerto yang sudah mulai mereplikasi. Maka dari itu, SENJA membuktikan bahwa inovasi digital sederhana bisa memberi dampak luas: birokrasi lebih gesit, kerja sama dengan media lebih lancar, dan masyarakat memperoleh informasi yang valid.

Scroll to Top