TEMAN GADIS, Inovasi RSUD dr. Soeroto untuk Laporan Gangguan Cepat dan Tepat

RSUD dr. Soeroto Ngawi kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan meluncurkan inovasi TEMAN GADIS (Sistem Pelaporan Gangguan Listrik dan Alat Elektromedis). Program ini dirancang untuk memudahkan tenaga medis dan teknisi melaporkan gangguan peralatan medis atau instalasi listrik secara cepat dan akurat. Melalui antarmuka digital yang user-friendly, laporan bisa langsung dikirim, ditindaklanjuti, dan dipantau secara real-time. Inovasi ini secara resmi diperkenalkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi di ruang diklat rumah sakit, yang dipandu langsung oleh inovator Herana Keatanty, S.ST, dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta.

Sebelum hadirnya TEMAN GADIS, proses pelaporan gangguan kerap memakan waktu, melibatkan prosedur manual yang panjang, dan tidak jarang membuat perbaikan tertunda. Kini, sistem ini mampu mencatat detail lokasi, jenis gangguan, penanggung jawab, hingga riwayat perbaikan memberikan kejelasan dan transparansi pada setiap tahap penanganan. Adanya informasi yang terstruktur, tim teknis dapat bergerak lebih cepat untuk mengatasi masalah, sehingga potensi risiko terhadap keselamatan pasien dapat ditekan seminimal mungkin. Selain itu, data yang terkumpul membantu manajemen rumah sakit dalam merencanakan pemeliharaan berkala dan memastikan seluruh alat medis maupun instalasi listrik selalu dalam kondisi optimal.

Inovasi ini bukan hanya soal efisiensi teknis, tetapi juga menyentuh aspek keamanan dan kenyamanan pasien. Gangguan yang cepat terdeteksi dan segera ditangani, pelayanan medis tidak terganggu dan pasien tetap merasa aman selama menjalani perawatan. TEMAN GADIS dapat diakses dengan mudah melalui ponsel atau komputer, memungkinkan pelaporan dilakukan kapan saja tanpa hambatan. Tak heran, sistem ini mendapat respon positif dari berbagai pihak di lingkungan RSUD dr. Soeroto karena berhasil menggabungkan kemudahan akses, kecepatan respons, dan dampak nyata terhadap kualitas layanan kesehatan.

Ke depan, RSUD dr. Soeroto Ngawi berencana memperluas kemampuan TEMAN GADIS dengan fitur pelaporan berbasis foto atau video, integrasi notifikasi otomatis untuk teknisi, serta pengelolaan database yang lebih canggih untuk analisis performa alat medis. Rumah sakit juga tengah menyiapkan modul pelatihan lanjutan agar seluruh tenaga teknis dapat memanfaatkan sistem ini secara maksimal. Pendekatan digital yang adaptif dan tepat sasaran, TEMAN GADIS berpotensi menjadi model pelaporan gangguan fasilitas kesehatan yang dapat diadopsi oleh rumah sakit lain, membuktikan bahwa inovasi sederhana pun dapat memberikan perubahan besar bagi pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terpercaya.

Scroll to Top