Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan inovasi RESPATI (Respon Cepat dan Empati) sebagai solusi pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan humanis. Program ini resmi diimplementasikan pada 18 Desember 2023 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi.
RESPATI hadir menjawab permasalahan layanan publik yang masih menyisakan hambatan bagi kelompok marginal, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu menyusui, hingga masyarakat gagap teknologi (gaptek). Sebelum adanya RESPATI, pendampingan bagi kelompok ini masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam mekanisme pelayanan.
“Dengan RESPATI, setiap pengunjung yang membutuhkan pendampingan akan disambut petugas khusus sejak pintu masuk, diarahkan hingga selesai mengurus layanan, bahkan mendapat jalur antrian prioritas,” ujar Kepala DPMPTSP Ngawi.
Keunggulan RESPATI antara lain:
-
Cepat dan Terarah: Jalur khusus mempercepat layanan bagi kelompok marginal.
-
Humanis: Petugas dibekali soft skill empati untuk menciptakan kenyamanan.
-
Inklusif: Fasilitas ramah difabel seperti kursi roda, guiding block, jalur landai, ruang laktasi, dan ruang tunggu prioritas dioptimalkan.
-
Efisien: Mengurangi antrian panjang dan memperlancar alur layanan.
Inovasi ini telah melewati tahapan identifikasi masalah, perumusan solusi, persiapan SDM, uji coba, evaluasi, hingga implementasi penuh. Hasilnya, survei kepuasan menunjukkan mayoritas pengunjung MPP merasa lebih nyaman, aman, dan terbantu.
RESPATI juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah pusat, khususnya memperkuat reformasi birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba melalui pelayanan publik yang transparan, inklusif, dan akuntabel.
Ke depan, RESPATI akan dikembangkan dengan integrasi sistem antrean digital dan layanan jemput bola bagi difabel yang tidak bisa datang langsung ke MPP. Program ini bahkan sudah direplikasi oleh daerah lain sebagai contoh inovasi pelayanan publik berbasis empati dan kecepatan tanggap.
Dengan RESPATI, MPP Ngawi kini tak hanya menjadi pusat layanan terpadu, tetapi juga simbol layanan publik yang humanis, cepat, dan ramah untuk semua kalangan.