Ngawi, Jawa Timur – Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menghadirkan inovasi kreatif bernama GOCEK ASMARA atau “GOwes ngeCEK proyek desa dan jaring ASpirasi MAsyaRAkat”. Program ini resmi diimplementasikan sejak 4 September 2023, setelah sebelumnya diuji coba pada 5 Juni 2023.
Inovasi ini muncul dari kebutuhan pemerintah kecamatan untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan di desa berjalan sesuai rencana. Alih-alih menggunakan pendekatan formal, Camat Karangjati bersama jajaran perangkat desa memilih cara yang lebih santai, yakni dengan bersepeda keliling desa.
Melalui kegiatan gowes ini, camat dapat meninjau langsung proyek fisik di desa, berdialog dengan kepala desa, perangkat, maupun warga yang ditemui di jalan, sehingga aspirasi masyarakat dapat diserap secara langsung. Tidak hanya itu, aktivitas ini juga mendorong masyarakat untuk berolahraga dan mempererat kebersamaan.
“GOCEK ASMARA kami gagas agar pemerintahan lebih dekat dengan warga, tanpa sekat formalitas. Dengan cara ini, suasana lebih cair, warga bisa langsung menyampaikan aspirasi, sementara kami bisa melihat sendiri kondisi nyata di lapangan,” jelas Camat Karangjati, Wahyu Sri Kuncoro, AP.
Selain menjaring aspirasi, inovasi ini juga membawa dampak positif lain seperti meningkatkan kesehatan masyarakat melalui olahraga, memperkuat nilai gotong royong, serta menjadi sarana komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah dan warga.
Keberhasilan inovasi ini mendapatkan dukungan regulasi berupa SK Bupati Ngawi tentang Penetapan Satuan Inovasi Daerah. Bahkan, konsep GOCEK ASMARA telah direplikasi di beberapa daerah lain karena dinilai efektif dalam mendekatkan pemerintah dengan masyarakat desa.
Dengan semangat jemput bola dan suasana kebersamaan, Kecamatan Karangjati berharap inovasi ini menjadi warisan berharga yang terus memperkuat hubungan pemerintah desa dengan masyarakat, sekaligus menjaga ciri khas gotong royong yang telah menjadi budaya warga pedesaan.