Ngawi Luncurkan SIMPADA: Layanan Pajak Online dengan Pendampingan Bappeda untuk Tata Kelola Daerah yang Lebih Transparan

Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Badan Keuangan meluncurkan inovasi berbasis digital bernama Sistem Informasi Manajemen Pajak Daerah (SIMPADA). Aplikasi ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan tanpa harus datang langsung ke kantor, sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi tata kelola pajak daerah.

SIMPADA memungkinkan wajib pajak melakukan pelaporan dan pembayaran pajak secara online melalui laman simpada.ngawikab.go.id. Dengan sistem ini, masyarakat cukup membuat akun, mengisi formulir elektronik, mendapatkan kode billing, dan langsung membayar melalui transfer bank, QRIS, mobile banking, atau melalui Bank Jatim. Layanan ini mencakup berbagai jenis pajak daerah seperti pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, listrik, mineral bukan logam, hingga sarang burung walet.

Inovasi ini tidak berdiri sendiri, melainkan didampingi langsung oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ngawi. Pendampingan tersebut memastikan agar SIMPADA bukan sekadar inovasi layanan digital, tetapi juga terintegrasi dengan arah perencanaan pembangunan daerah. “SIMPADA kami desain tidak hanya untuk memudahkan masyarakat, tetapi juga untuk menopang strategi peningkatan pendapatan asli daerah yang selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah,” ujar Kepala Bappeda Ngawi.

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi menambahkan bahwa dengan SIMPADA, penerimaan pajak daerah diharapkan meningkat signifikan karena sistemnya praktis, transparan, dan dapat diakses kapan saja. “Masyarakat tidak perlu antre, cukup dari rumah atau kantor. Dengan demikian, kesadaran dan kepatuhan membayar pajak akan lebih mudah ditumbuhkan,” tegasnya.

Hingga kini, sosialisasi penggunaan SIMPADA terus digencarkan agar masyarakat semakin familiar dengan sistem ini. Dengan kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk pendampingan Bappeda, SIMPADA diyakini akan memperkuat pondasi good governance di Kabupaten Ngawi dan membawa dampak positif pada kemandirian fiskal serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Scroll to Top