Langkah awal penyusunan peta jalan pembangunan kawasan terintegrasi menuju Sarasehan bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Madiun – Kamis, 15 Mei 2025, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ngawi melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan menghadiri Forum Group Discussion (FGD)/Sarasehan Pengembangan Wilayah Kawasan Pawitandirogo yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bappelitbangda Kota Madiun.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor, antara lain Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).
Sekretaris Daerah Kota Madiun yang memimpin rapat memberikan arahan strategis dalam rangka persiapan Sarasehan bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2025 mendatang di Kota Madiun. Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya:
- Penyampaian usulan prioritas pengembangan wilayah, meliputi infrastruktur, pertanian, dan pariwisata, yang saling terkoneksi antar kabupaten/kota serta selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
- Penyusunan usulan internal kabupaten/kota yang mendukung pencapaian target pembangunan daerah, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan keberlanjutan ekonomi.
FGD ini menjadi langkah awal penting dalam menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun peta jalan pembangunan kawasan Pawitandirogo yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Hasil diskusi akan menjadi bahan utama dalam forum tingkat nasional yang diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan kawasan strategis di Jawa Timur bagian barat daya.