SALUD: Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini, Wujudkan Generasi Tertib Berlalu Lintas

Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi terus berinovasi dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini melalui program SALUD (Sadar Lalu Lintas Anak Usia Dini). Inisiatif ini merupakan pendekatan edukatif yang menyenangkan dan interaktif untuk mengajarkan anak-anak pentingnya tertib berlalu lintas. Dengan metode seperti permainan ular tangga lalu lintas, simulasi menyeberang jalan, dan pengenalan rambu, anak-anak belajar memahami aturan lalu lintas secara langsung dan menyenangkan. Tujuannya adalah menanamkan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas sejak dini.

Pelaksanaan program SALUD telah menjangkau sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Ngawi dengan antusiasme tinggi dari siswa, guru, dan orang tua. Mereka melihat program ini sebagai bentuk nyata upaya perlindungan anak di jalan sekaligus pendidikan karakter. Anak-anak diajak mengenal arti warna lampu lalu lintas, pentingnya penggunaan helm, serta bagaimana cara menyeberang jalan dengan aman. Program ini dirancang tidak hanya sebagai sosialisasi satu arah, tetapi juga sebagai ruang praktik dan keterlibatan aktif anak-anak dalam memahami keselamatan di jalan.

SALUD menjadi contoh bagaimana pendekatan edukatif berbasis pengalaman nyata lebih efektif dibandingkan ceramah formal. Anak-anak bukan hanya menjadi peserta pasif, tetapi juga pelopor keselamatan di lingkungan rumah dan sekolah. Program ini dinilai mampu membangun pemahaman yang kuat sekaligus memperkuat daya ingat anak terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan menegaskan bahwa keselamatan jalan adalah tanggung jawab semua pihak, dan harus dimulai dari pendidikan dasar yang menyenangkan.

Bersama Bappeda Kabupaten Ngawi, Dinas Perhubungan akan terus memperluas cakupan program ini ke seluruh wilayah kecamatan dan fasilitas umum lainnya. SALUD diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan generasi masa depan yang sadar hukum, tertib di jalan, dan mampu menjadi agen perubahan. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Scroll to Top