Siapa bilang desa cuma bisa pasrah dengan nasib? Desa Bangunrejo di Kecamatan Karanganyar membuktikan bahwa desa pun bisa naik kelas lewat gebrakan “PIPD” alias Pengembangan Inovasi Pariwisata Desa. Dipelopori oleh Kepala Desa Bangunrejo dan didukung penuh Camat Karanganyar, program ini bukan hanya tentang mempercantik desa, tapi mengubahnya menjadi destinasi wisata berbasis potensi lokal, budaya, dan kearifan tradisional. Dari hutan yang sunyi kini menjelma jadi titik tumbuh ekonomi kreatif!
PIPD hadir sebagai solusi nyata mengangkat ekonomi lokal dengan menyulap potensi desa menjadi magnet wisata. Dengan menggabungkan keindahan alam, budaya masyarakat, kerajinan tangan, hingga kuliner lokal, warga tidak hanya punya tempat selfie baru, tapi juga peluang usaha baru. Bahkan, masyarakat diajak berpikir bukan sekadar mencari kerja—tetapi menciptakan lapangan kerja di tanah kelahirannya sendiri.
Selain menjadi ajang promosi desa, inovasi ini juga berdampak langsung terhadap infrastruktur dan SDM desa. Jalan diperbaiki, fasilitas pendukung dibangun, dan yang tak kalah penting: warga dilatih. Pelatihan keterampilan dilakukan secara berkala agar mereka bisa mengelola potensi wisata dengan profesional, dari pelayanan wisatawan hingga produksi suvenir. Ini bukan hanya proyek desa, tapi investasi jangka panjang bagi masa depan anak cucu desa Bangunrejo.
Kini, hasilnya mulai terlihat. Desa semakin dikenal, pengunjung berdatangan, produk lokal laris manis, dan geliat UMKM mulai naik kelas. Desa wisata Bangunrejo menjadi model nyata bagaimana pariwisata berbasis masyarakat bukan hanya mungkin, tapi sangat menguntungkan. Dengan semangat inovatif, PIPD membuktikan: dari desa kecil bisa lahir destinasi besar!