Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Bank Syariah Ngawi meluncurkan BINTANG UMi (Berantas Rentenir, Inovasi Tangguh Ultra Mikro), sebuah terobosan pembiayaan syariah yang bertujuan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro sekaligus membebaskan mereka dari jeratan rentenir. Program ini menjadi jawaban nyata atas permasalahan klasik yang sering dihadapi UMKM, yakni sulitnya mengakses modal usaha tanpa beban bunga tinggi. Dengan skema syariah yang adil, transparan, dan menentramkan, BINTANG UMi diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan mandiri bagi warga Ngawi.
Program ini dirancang agar pelaku usaha ultra mikro dapat mengajukan pinjaman modal dengan proses cepat, persyaratan ringan, dan bebas riba. Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, BINTANG UMi juga memberikan pendampingan usaha, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga inovasi produk. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya mendapat modal, tetapi juga pengetahuan yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar. Konsep ini membedakan BINTANG UMi dari pembiayaan konvensional, karena fokusnya tidak semata pada penyaluran dana, tetapi juga pada keberlanjutan usaha penerima modal.
Sejak pertama kali diluncurkan, BINTANG UMi telah membantu ratusan pelaku usaha kecil di Ngawi, mulai dari pedagang kaki lima, perajin, hingga petani skala mikro. Banyak di antara mereka yang sebelumnya terpaksa meminjam uang kepada rentenir dengan bunga mencekik kini merasa lebih lega dan percaya diri mengembangkan usahanya. Dampak positifnya terlihat dari meningkatnya omzet, bertambahnya jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan, serta perputaran ekonomi lokal yang semakin dinamis. Tidak hanya itu, program ini juga berhasil membangun solidaritas antar pelaku usaha melalui forum diskusi dan jaringan pemasaran bersama.
Pemerintah Kabupaten Ngan wi menargetkan BINTANG UMi dapat menjangkau seluruh kecamatan dan menyasar lebih banyak pelaku usaha ultra mikro dalam beberapa tahun ke depan. Sinergi dengan koperasi syariah, lembaga zakat, dan komunitas UMKM akan terus diperkuat agar program ini dapat berjalan berkelanjutan. Keberhasilan BINTANG UMi membuktikan bahwa pembiayaan tanpa bunga bukan hanya mimpi, tetapi kenyataan yang mampu mengangkat kesejahteraan warga sekaligus memberantas praktik rentenir hingga ke akar-akarnya. Dengan langkah ini, Ngawi menegaskan diri sebagai pelopor ekonomi kerakyatan berbasis syariah yang memberdayakan masyarakat secara utuh bukan hanya memberikan modal, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kemandirian usaha.