Sosialisasi TPAKD: Layanan Pasar Modal untuk ASN Kabupaten Ngawi

Ngawi, 26 Juni 2025

Kasubag Keuangan Bappeda Kabupaten Ngawi menghadiri kegiatan Sosialisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan mengusung tema β€œLayanan Pasar Modal untuk ASN di Kabupaten Ngawi”. Acara ini diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian Setda dan dibuka secara resmi oleh Bapak Mahmud Rosadi.

Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam mengenal lebih dekat potensi dan manfaat pasar modal sebagai instrumen pengelolaan keuangan yang cerdas, aman, serta berorientasi masa depan.

πŸ“Œ Materi Sosialisasi:

  • Narasumber I – Ibu Fida (OJK Kediri)
    Menyampaikan pentingnya kebijakan pengawasan pasar modal dan kewaspadaan terhadap praktik investasi ilegal. Beliau mengingatkan bahwa setiap aktivitas keuangan harus memenuhi prinsip 2L: Legal dan Logis. Apabila menemukan investasi bodong, masyarakat diimbau segera melaporkannya ke Satgas PASTI melalui call center 157 atau WhatsApp 0811-5715-7157.
  • Narasumber II – M. Wira Adibrata (Kepala Pasar Modal Jateng)
    Mengenalkan berbagai produk investasi seperti saham, reksadana, dan obligasi, yang dapat menjadi alternatif dalam mengelola keuangan pribadi. Investasi ini tidak hanya memberikan peluang keuntungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat fondasi keuangan jangka panjang bagi ASN.
  • Narasumber III – Agus Purwanto (BNI Sekuritas Solo)
    Memperkenalkan New BIONS, aplikasi multi-investasi dari BNI Sekuritas yang memungkinkan ASN berinvestasi dengan mudah, aman, dan praktis hanya melalui satu platform digital.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para ASN di Kabupaten Ngawi semakin melek literasi keuangan, mampu menghindari jebakan investasi ilegal, serta terdorong untuk memanfaatkan pasar modal sebagai instrumen investasi yang sehat, terukur, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masa depan.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen TPAKD dalam memperluas akses keuangan daerah, mendorong budaya investasi yang bijak, dan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara finansial.

Scroll to Top