SMPN 4 Widodaren di Kabupaten Ngawi menghadirkan program inovatif SAMI SAJ GUS (Satu Minggu Satu Juz Guru dan Siswa) untuk memperkuat budaya religius di sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa dan guru membaca Al-Qur’an secara teratur setiap minggu. Sekolah menegaskan bahwa program ini tidak hanya menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab, dan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Qur’ani.
Kepala sekolah bersama para guru mendorong siswa agar konsisten menyelesaikan target bacaan satu juz setiap minggu. Guru tidak hanya memberi arahan, tetapi juga ikut membaca bersama sehingga siswa melihat teladan langsung. Dengan pendekatan ini, siswa merasakan kebersamaan yang nyata dan lebih mudah menjaga komitmen. Sekolah pun berhasil menumbuhkan lingkungan belajar yang aktif, kondusif, dan religius.
Program SAMI SAJ GUS memberi dampak positif yang jelas. Siswa menunjukkan perubahan perilaku yang lebih disiplin, sabar, dan bertanggung jawab. Guru melihat siswa lebih percaya diri, sedangkan orang tua mengakui anak-anak mereka semakin rajin beribadah dan mampu mengatur waktu. Dukungan masyarakat sekitar memperkuat langkah sekolah dalam menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.
SMPN 4 Widodaren terus memperluas jangkauan inovasi ini. Sekolah menggandeng orang tua, tokoh masyarakat, dan stakeholder pendidikan agar program SAMI SAJ GUS menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Ngawi. Dengan semangat kolaborasi, sekolah menargetkan lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kokoh dalam akhlak. Inovasi ini membuktikan bahwa sekolah mampu mencetak generasi yang tangguh melalui pembiasaan aktif membaca Al-Qur’an.