Melestarikan Budaya, Menguatkan Jati Diri Bangsa

Ngawi, 667 Tahun

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ngawi ke-667, Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit yang berlangsung meriah, penuh makna, dan sarat dengan nilai-nilai kebudayaan. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Ngawi untuk merayakan hari jadi daerah dengan tetap menjunjung tinggi tradisi dan warisan budaya leluhur.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Ngawi, dan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat, termasuk Kepala Bappeda Kabupaten Ngawi. Kehadiran masyarakat yang antusias menyaksikan pagelaran ini menunjukkan kuatnya ikatan antara seni tradisi dengan kehidupan sosial masyarakat Ngawi.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga menyentuh pembangunan sumber daya manusia, penguatan mental spiritual, serta pelestarian kebudayaan. Kebudayaan menjadi pilar penting yang memperkaya identitas bangsa dan memperkokoh jati diri daerah.

Pagelaran wayang kulit ini tidak hanya menjadi tontonan seni, tetapi juga tuntunan nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kehadirannya memperkuat komitmen bersama untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan kebudayaan lokal sebagai bagian integral dari pembangunan yang berkelanjutan.

Selamat Hari Jadi Ngawi ke-667!
Semoga semangat β€œNgawi Guyub, Rukun, dan Lestari” senantiasa menjadi landasan dalam mewujudkan daerah yang maju, harmonis, dan berbudaya.

Scroll to Top