Menjaga Tradisi, Merawat Jati Diri Daerah

Kamis, 10 Juli 2025 — Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-667, Kepala Bappeda Kabupaten Ngawi turut menghadiri prosesi budaya Ganti Langse yang dilaksanakan di Pelereman Srigati, Desa Babadan, Kecamatan Paron.

Tradisi Ganti Langse merupakan salah satu warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat Ngawi. Prosesi ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud penghormatan terhadap nilai spiritual, kearifan lokal, dan identitas budaya yang senantiasa dijaga keberlangsungannya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Ganti Langse selalu disambut dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme, baik oleh masyarakat sekitar maupun para tokoh budaya. Hal ini menegaskan bahwa budaya lokal memiliki kekuatan besar dalam mempersatukan masyarakat, sekaligus memperkaya khazanah tradisi daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Ngawi menekankan pentingnya melestarikan tradisi di tengah arus modernisasi dan perkembangan zaman. Pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus mencakup pembangunan karakter dan penguatan identitas budaya.

Melalui tradisi Ganti Langse, kita diingatkan bahwa masa depan yang kokoh lahir dari sejarah yang dijaga. Warisan budaya bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan akar yang meneguhkan jati diri daerah dan menjadi fondasi dalam membangun Ngawi yang maju, guyub, dan lestari.

Scroll to Top