Bappeda Kabupaten Ngawi menghadiri High Level Meeting Forum Investasi Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Menciptakan Lapangan Kerja”. Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh Bupati dan Walikota se-Jawa Timur, Bappeda Kabupaten/Kota, serta DPMPTSP Kabupaten/Kota.
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur yang menegaskan bahwa percepatan arus investasi membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan aparat penegak hukum. Tujuannya tidak hanya untuk menarik investor, tetapi juga memastikan dampak investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.
Forum ini turut menghadirkan paparan dari narasumber Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) yang memberikan analisis mendalam mengenai kondisi ekonomi makro, tren investasi terkini, serta instrumen kebijakan moneter yang mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Timur. Selanjutnya, perwakilan dari Polda Jawa Timur menyampaikan komitmen institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kepastian hukum—dua aspek fundamental yang menjadi pertimbangan utama para pelaku usaha dalam menanamkan modalnya.
Pada sesi testimoni, tiga kepala daerah berbagi pengalaman dalam mengelola iklim investasi di wilayah masing-masing, termasuk Bupati Ngawi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi di Kabupaten Ngawi menunjukkan perkembangan pesat. Faktor pendukungnya antara lain situasi daerah yang kondusif, keberadaan akses Tol Trans Jawa yang memudahkan distribusi barang dan jasa, serta Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang kompetitif. Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk terus menjaga status Ngawi sebagai lumbung pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian dan hilirisasi produk.