Kerajinan Anyaman Desa Dadapan, Menjaga Warisan dan Menggerakkan Ekonomi Warga

Desa Dadapan di Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, menghidupkan tradisi leluhur melalui kerajinan anyaman. Warga terus menekuni keterampilan ini sejak generasi terdahulu, awalnya untuk membuat tikar, tampah, dan tudung saji. Kini, mereka mengembangkan produk dengan desain modern, seperti tas, keranjang multifungsi, dan dekorasi rumah. Kepala Desa Dadapan menegaskan bahwa kerajinan ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi keluarga.

Ibu rumah tangga menjadi pengrajin utama yang aktif membuat anyaman dari bambu, pandan, dan rotan. Mereka memanfaatkan waktu senggang untuk berkarya sekaligus menambah penghasilan keluarga. Pemerintah desa mendukung dengan memberikan pelatihan desain, teknik pewarnaan alami, dan pemasaran digital. Pengrajin memasarkan produk melalui bazar desa, pameran UMKM, dan platform daring. Langkah ini membuat kerajinan anyaman Dadapan menembus pasar luar daerah hingga kota-kota besar di Jawa Timur.

Pengrajin menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan teknik tenun yang rumit. Mereka mengerjakan setiap detail motif dengan teliti, sehingga produk memiliki nilai estetika dan daya tahan. Seorang pengrajin senior menyebut bahwa pembuatan satu produk bisa memakan waktu berhari-hari. Harga anyaman bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah sesuai kerumitan desain. Pengrajin juga memadukan bahan tradisional dengan sentuhan modern agar produk tetap diminati generasi muda.

Pemerintah desa berkomitmen menjadikan kerajinan anyaman sebagai ikon desa sekaligus wisata edukasi. Warga siap menyambut wisatawan untuk melihat langsung proses menganyam, mencoba membuat karya, hingga membawa pulang produk khas Dadapan. Mereka percaya bahwa anyaman bukan sekadar keterampilan mengolah bambu, melainkan sarana untuk menenun harapan masa depan yang lebih baik. Dengan semangat gotong royong, warga membuktikan bahwa tradisi bisa melahirkan peluang ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya desa.

Scroll to Top