Ngawi Promosikan Proyek APJ di East Java Investment Dialogue 2025

Bappeda Kabupaten Ngawi menghadiri East Java Investment Dialogue (EJID) 2025 di Hotel Four Point Surabaya pada 16 Juli 2025. Forum yang digelar sebagai ajang kolaboratif sektor publik dan swasta ini mengusung tema “Collaborative Dialogue on Business and Investment Opportunities” dan menjadi investment matchmaking hub yang mempertemukan investor dengan pemilik proyek di berbagai sektor prioritas, mulai dari industri pengolahan, agrikultur modern, logistik, hingga energi hijau.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa EJID tidak sekadar mempromosikan potensi, melainkan menawarkan proyek konkret dengan infrastruktur yang semakin terintegrasi dan tenaga kerja yang kompetensinya terus ditingkatkan. Salah satunya adalah pengembangan konektivitas timur Jawa Timur melalui proyek Tol Surabaya–Situbondo yang akan memperkuat akses logistik. Pada kesempatan ini, Kabupaten Ngawi mempromosikan proyek pengembangan Alat Penerangan Jalan (APJ) sebagai salah satu peluang investasi siap eksekusi.

Ketua Panitia EJID 2025, Irfan Prasetya, menekankan pentingnya forum ini menghasilkan kesepakatan nyata, baik melalui penandatanganan MoU maupun deal konkret. Acara ini juga menjadi bagian dari Road to East Java Investment Forum (EJIF) 2025, yang diharapkan dapat memperluas realisasi investasi strategis di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Ngawi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Scroll to Top