KETAN PUTIH: Inovasi Puskesmas Padas Tekan Angka Kematian Ibu Lewat Pemeriksaan USG Terpadu

Ngawi – Puskesmas Padas Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi layanan kesehatan ibu hamil bernama KETAN PUTIH (Kunjungan Pertama ANC/Pemeriksaan Kehamilan dengan USG Terpadu pada Ibu Hamil). Program ini mulai diimplementasikan sejak 3 Januari 2023 dan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayah Kecamatan Padas.

Inovasi ini digagas oleh Galuh Wigati, Amd.Keb, seorang ASN di Puskesmas Padas, dengan tujuan agar setiap ibu hamil mendapat layanan pemeriksaan kehamilan sesuai standar Permenkes, yakni 6 kali pemeriksaan dengan minimal satu kali pemeriksaan USG oleh dokter kandungan. Selain mendekatkan layanan USG ke masyarakat, program ini juga mendukung triple eliminasi melalui pemeriksaan laboratorium sejak awal kehamilan sehingga jika ditemukan masalah kesehatan dapat segera diintervensi.

Selama tahun 2023, tercatat 220 ibu hamil dirujuk dari desa, 200 mendapat layanan di Puskesmas, dan 20 dirujuk ke rumah sakit. Di tahun 2024, jumlah ibu hamil yang memeriksakan kehamilan dengan USG di Puskesmas Padas meningkat signifikan menjadi 385 orang. Dari jumlah itu, hanya 14 ibu hamil yang perlu dirujuk, dan kasus kematian ibu berhasil ditekan hingga hanya 1 kasus dengan komplikasi jantung, yang sudah tertangani sejak dini.

“Kami ingin semua ibu hamil di wilayah Puskesmas Padas mendapat layanan USG sejak trimester pertama. Dengan deteksi dini risiko tinggi, komplikasi bisa dicegah dan kehamilan lebih sehat,” jelas Galuh Wigati, inisiator program.

Selain menyasar ibu hamil, KETAN PUTIH juga melibatkan keluarga, kader, dan tokoh masyarakat untuk memberikan dukungan emosional maupun kesiapsiagaan darurat. Edukasi mengenai 4 Terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, terlalu banyak) dan 3 Terlambat (terlambat keputusan, terlambat rujukan, terlambat penanganan) menjadi bagian penting dari program ini.

Hingga kini, KETAN PUTIH telah direplikasi di Sragen, Mojokerto, dan Magetan, serta memperoleh pengakuan sebagai inovasi daerah dengan skor kematangan 102 poin. Inovasi ini juga masuk dalam program prioritas Pemkab Ngawi untuk mendukung pencapaian target zero AKI mulai tahun 2025.

Dengan layanan terpadu yang mudah diakses, KETAN PUTIH diharapkan mampu menghadirkan kehamilan berkualitas, persalinan tanpa komplikasi, serta bayi sehat bebas stunting.

Scroll to Top