
Madiun, 5–6 November 2025 — Bidang PPM, Bidang Rendalev, Bidang Ekonomi, serta perwakilan JFU menghadiri kegiatan Sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025–2029, mewakili Bappeda Kabupaten Ngawi. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bakorwil I Madiun, dan turut dihadiri oleh perwakilan Perangkat Daerah Provinsi, lembaga/organisasi, serta perguruan tinggi.
Sosialisasi tersebut berfokus pada penyampaian arah kebijakan kewilayahan Bakorwil I Madiun, yang meliputi tiga prioritas utama, yaitu:
• Pengembangan dan Penataan Geopark Kabupaten Ngawi, sebagai upaya penguatan potensi geowisata dan konservasi kawasan.
• Pengembangan Urusan Perindustrian melalui Kawasan Industri Ngawi, untuk mendorong pertumbuhan sektor industri dan investasi.
• Penguatan Kawasan Konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem wilayah.
Selain itu, disampaikan pula tahapan pembangunan Provinsi Jawa Timur Tahun 2026–2030, yang dirumuskan sebagai berikut:
- 2026 – Penguatan Infrastruktur Ekonomi
- 2027 – Penguatan Pelayanan Dasar
- 2028 – Pemerataan Akses Layanan Dasar
- 2029 – Peningkatan Daya Saing Daerah
- 2030 – Konsolidasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Ngawi dapat menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan arah kebijakan Provinsi Jawa Timur, sehingga program dan kegiatan ke depan dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.


