Ngawi Menyalakan Api Revolusi Inovasi—Pasar Djadoel & KOSELA Jadi Legenda Baru 2025

Surabaya, 13 November 2025 — Kabupaten Ngawi kembali mencuri perhatian publik Jawa Timur setelah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Inotek Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Surabaya. Pada malam penganugerahan yang dihadiri berbagai daerah inovatif se-Jawa Timur tersebut, Wakil Bupati Ngawi hadir langsung untuk menerima dua penghargaan bergengsi yang menegaskan kekuatan kreativitas daerah berjuluk Bumi Orek-Orek itu.

Dalam kompetisi tahunan yang diselenggarakan untuk memacu inovasi daerah ini, Ngawi sukses meraih:

  1. Terinovatif I Kategori Sosial Budaya dan Kependudukan melalui inovasi
    “PA’ DOEL NING KONO MAS” (Pasar Djadoel Meningkatkan Perekonomian Masyarakat)
  2. Top 15 Terinovatif Kategori Milenial melalui inovasi
    “KOSELA” (Kombucha Kombinasi Secang dan Melati)

Pasar Djadoel yang Hidup Kembali, Ekonomi Warga Terangkat

Inovasi PA’ DOEL NING KONO MAS menjadi sorotan utama lantaran mampu mengangkat kembali nilai budaya lokal melalui pendekatan modern. Pasar bertema tempo dulu ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai ruang nostalgia, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan UMKM, tempat berkumpulnya produk-produk kreatif masyarakat Ngawi, serta wahana rekreasi budaya bagi generasi muda.

Konsep ini terbukti meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekitar dan menambah daya tarik wisata lokal. Juri mengapresiasi cara inovasi ini menggabungkan aspek pelestarian budaya dengan strategi ekonomi kreatif berbasis komunitas.

KOSELA, Kreasi Milenial yang Berani Beda

Sementara itu, inovasi KOSELA menghadirkan terobosan segar bagi kategori milenial. Minuman fermentasi kombucha yang dikombinasikan dengan secang dan melati dinilai memiliki potensi pasar luas, terutama di kalangan anak muda yang tengah gemar mencari produk sehat dan estetis.

KOSELA bukan sekadar minuman, tetapi bagian dari gerakan gaya hidup baru yang mengusung nilai kreatif, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Masuknya KOSELA dalam jajaran Top 15 Terinovatif membuktikan bahwa kreativitas anak muda Ngawi tidak kalah bersaing di tingkat provinsi.

Pemkab Ngawi: Inovasi adalah Nafas Pembangunan

Wakil Bupati Ngawi dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak—mulai dari jajaran pemerintah daerah, pelaku UMKM, kreator muda, hingga komunitas budaya. Ia menyebut penghargaan ini sebagai penyemangat untuk terus memperkuat budaya inovasi di setiap lini pembangunan daerah.

“Ngawi memiliki potensi besar, dan inovasi adalah cara kita mengangkat kekuatan itu menjadi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya di sela acara.

Membawa Ngawi ke Peta Daerah Paling Inovatif di Jawa Timur

Dengan dua penghargaan sekaligus, posisi Ngawi sebagai daerah kreatif semakin menguat. Inotek Award 2025 tidak hanya menandai keberhasilan program daerah, tetapi juga memperlihatkan komitmen Ngawi dalam menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa kini—mulai dari ekonomi rakyat hingga gaya hidup generasi milenial.

Ajang ini menjadi bukti bahwa inovasi bukan monopoli kota besar; dari kota kecil di perbatasan Jawa Timur, Ngawi mampu mengemuka dan menunjukkan bahwa kreativitas lokal bisa mendunia.

Scroll to Top