SULTAN PADI ORGANIK Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

Pemerintah Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi meluncurkan program SULTAN PADI ORGANIK (Solusi Tani Padi Organik) untuk mengubah pola tanam petani menjadi lebih sehat dan berkelanjutan. Petani sebelumnya mengandalkan pupuk kimia dan pestisida sintetis, tetapi kini mereka belajar mengolah pupuk kompos, pupuk organik cair, serta pestisida nabati dari bahan alami seperti daun mimba, serai, tembakau, dan bawang putih.

Pemerintah desa menyiapkan lahan percontohan dan mengadakan pelatihan rutin agar petani langsung mempraktikkan teknik organik. Petani juga menggelar arisan bulanan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperkuat komunitas pertanian organik. Langkah ini membuat petani lebih mandiri sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia pertanian.

Produk beras hasil program ini muncul dengan merek “SULTAN”. Petani mengemas beras secara modern lalu memasarkan ke pasar lokal, sekolah, UMKM, hingga platform digital. Pemerintah desa bersama Dinas Pertanian juga menargetkan sertifikasi organik agar produk beras Desa Jatirejo lebih dipercaya konsumen dan masuk ke pasar yang lebih luas.

Kepala Desa Jatirejo menegaskan bahwa program ini meningkatkan nilai jual beras, menjaga lingkungan, sekaligus membuka lapangan kerja baru. Dengan menjalankan SULTAN PADI ORGANIK, Desa Jatirejo siap menjadi sentra beras organik unggulan di Kabupaten Ngawi dan mendukung visi pertanian berkelanjutan.

Scroll to Top