Ngawi— Pemerintah Kabupaten Kabupaten Ngawi terus memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan melalui inovasi daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu inovasi unggulan yang telah memasuki tahap implementasi adalah PELITA HATI (Pengolahan Lingkungan Sekitar untuk Kelestarian Hayati) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi. Program ini mendukung kebijakan pembangunan di sektor lingkungan, pertanian, dan ekonomi hijau.

PELITA HATI hadir sebagai solusi atas belum optimalnya pengelolaan sampah organik taman. Melalui pendekatan pemberdayaan dan pemanfaatan sumber daya lokal, sampah seperti daun, ranting, dan rumput tidak lagi dibuang ke TPA, melainkan diolah menjadi kompos, bahan tanam, serta produk bernilai guna secara langsung di lokasi taman. Dari sisi lingkungan, program ini mampu menekan volume sampah secara signifikan, dengan 50% diolah menjadi kompos, 40% dimanfaatkan kembali, dan hanya 10% menjadi residu. Hal ini berdampak pada berkurangnya beban TPA sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau.
Manfaat ekonomi juga dirasakan melalui penghematan biaya pupuk serta peluang tambahan pendapatan dari hasil bibit tanaman yang telah mencapai lebih dari 4.320 unit. Sementara itu, dari aspek sosial, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah mendorong tumbuhnya kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, taman di Kabupaten Ngawi kini menjadi lebih bersih, hijau, dan produktif, sehingga meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Sebagai inovasi yang telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah dan didukung oleh regulasi serta jejaring lintas perangkat daerah, PELITA HATI menunjukkan bahwa sinergi antar sektor mampu menghasilkan solusi yang efektif dan berkelanjutan. Bahkan, inovasi ini telah direplikasi di beberapa daerah lain sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilannya. Melalui inovasi PELITA HATI, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi model pengelolaan lingkungan yang inspiratif bagi daerah lain di Indonesia.