Lompatan Spektakuler Ngawi: Sabet Penghargaan IDSD 2025, Buktikan Taji di Panggung Inovasi Nasional


JAKARTA – Kabupaten Ngawi kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Di bawah sorot lampu Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kabupaten Ngawi resmi menerima Sertifikat Apresiasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dengan raihan skor impresif 3,81, capaian ini mengukuhkan posisi Ngawi sebagai daerah yang tidak hanya berkembang, tetapi juga kompetitif secara strategis.

Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Shodiq Triwidiyanto, pada Selasa (24/02/2026). Sementara itu, jajaran Bappeda Kabupaten Ngawi turut mengawal prosesi ini secara daring, menegaskan sinergi kuat antar lini pemerintahan dalam mengawal visi pembangunan daerah.

Bukan Sekadar Angka: Mengupas Makna Skor 3,81

IDSD 2025 bukan sekadar ajang pamer angka. Instrumen ini merupakan tolok ukur krusial yang memotret realitas kinerja daerah melalui kacamata multidimensi. Skor 3,81 yang diraih Ngawi mencakup evaluasi mendalam pada empat pilar utama:

  1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang adaptif.
  2. Efisiensi Pasar yang dinamis.
  3. Ekosistem Inovasi yang tumbuh subur.
  4. Stabilitas Ekonomi yang resilien.

Tema besar yang diusung tahun ini, “Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional yang Produktif dan Inklusif”, selaras dengan arah kebijakan Kabupaten Ngawi yang fokus pada pemerataan kesejahteraan dan digitalisasi birokrasi.


Pijakan Strategis Menuju Ngawi yang Inovatif

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menerapkan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Partisipasi aktif dalam IDSD diharapkan menjadi bahan bakar bagi pemerintah daerah untuk merumuskan langkah taktis yang lebih akurat di masa depan.

“Capaian ini adalah suntikan motivasi. Kami tidak ingin berhenti di sini. Fokus ke depan adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan transformasi pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya secara inklusif oleh seluruh masyarakat Ngawi,” ujar perwakilan pemerintah daerah dalam kesempatan tersebut.

Dengan hasil ini, Kabupaten Ngawi membuktikan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan napas dalam setiap gerak pembangunan. Keberhasilan meraih apresiasi dari BRIN menjadi sinyal kuat bahwa Ngawi siap bertransformasi menjadi daerah yang semakin kompetitif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di level nasional.

Scroll to Top