PAPA JUARA Permudah Pembayaran PBB, Petugas Jemput Bola ke Rumah Warga

Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong inovasi dalam meningkatkan kepatuhan pajak melalui program PAPA JUARA (Pelayanan Pemungutan Pajak Bumi Bangunan Jemput Bola ke Warga) yang dilaksanakan di Kecamatan Ngawi. Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang selama ini dipengaruhi oleh berbagai kendala seperti kesibukan warga, kurangnya informasi, serta jauhnya akses ke tempat pembayaran.

Melalui inovasi ini, pemerintah kecamatan menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung wajib pajak ke rumah-rumah warga. Selain melakukan penagihan, petugas juga memberikan edukasi terkait pentingnya PBB sebagai kontribusi dalam pembangunan daerah. Masyarakat pun diberikan kemudahan dalam pembayaran, baik secara langsung maupun melalui metode digital seperti mobile banking dan e-wallet.

Pelaksanaan program PAPA JUARA diawali dengan pemetaan wajib pajak di wilayah kecamatan, dilanjutkan dengan pembentukan tim penagihan yang terdiri dari petugas kecamatan dan perangkat desa. Tim tersebut dibekali pelatihan khusus serta jadwal penagihan yang terstruktur, sehingga proses penagihan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Setiap hasil penagihan juga dicatat dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan pencapaian target.

Tujuan utama dari program ini adalah mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor PBB. Selain itu, program ini juga bertujuan mempercepat proses penagihan serta meminimalisir tunggakan pajak yang selama ini menjadi kendala dalam optimalisasi penerimaan daerah.

Manfaat yang dirasakan tidak hanya dari sisi peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya pendekatan langsung melalui PAPA JUARA, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak semakin meningkat, sehingga mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.

Scroll to Top