Ngawi — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menghadirkan inovasi E-SKM (Elektronik Survei Kepuasan Masyarakat) sebagai langkah penguatan evaluasi pelayanan publik berbasis digital. Inovasi ini dikembangkan untuk menjawab tantangan rendahnya partisipasi masyarakat serta lambatnya pengolahan data survei yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

E-SKM menjadi sarana digital yang memudahkan pelaksanaan survei pelayanan publik secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui aplikasi ini, proses pengumpulan dan pengolahan data dapat dilakukan secara lebih efisien, sehingga perangkat daerah memiliki dasar yang lebih kuat dalam menilai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Aplikasi ini mengintegrasikan dua instrumen penting, yaitu Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK). Dengan integrasi tersebut, masyarakat tidak hanya dapat memberikan penilaian terhadap kualitas layanan publik, tetapi juga menyampaikan persepsi terkait integritas birokrasi. Hasil survei pun dapat diakses secara real-time, dilengkapi dengan grafik tren, indeks kepuasan, dan rekapitulasi per perangkat daerah.
Kehadiran E-SKM juga diperkuat melalui pendampingan dari Bappeda Ngawi agar inovasi ini selaras dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung reformasi birokrasi, peningkatan transparansi, dan penguatan zona integritas.
“E-SKM bukan hanya instrumen evaluasi, tetapi juga pijakan dalam pengambilan kebijakan pembangunan berbasis data. Pendampingan dari Bappeda memastikan inovasi ini mendukung arah pembangunan daerah yang berfokus pada pelayanan publik berkualitas,” ujar perwakilan Bappeda Ngawi.
Sejak diimplementasikan, E-SKM memberikan dampak positif yang cukup nyata. Proses survei menjadi lebih praktis dan efisien, hasil laporan dapat diakses lebih cepat, partisipasi masyarakat meningkat karena kemudahan akses melalui perangkat digital, serta pelaksanaan survei menjadi lebih hemat dari sisi waktu dan biaya. Di sisi lain, keterbukaan hasil survei juga mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Dengan keunggulan sistem yang terintegrasi, berbasis data, dan mudah diakses, E-SKM diharapkan menjadi salah satu standar baru dalam pengukuran kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ngawi. Inovasi ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat.