Ngawi — Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui berbagai inovasi, salah satunya LABUNGA (Laporan BUMD Ngawi). Inovasi ini menjadi sarana untuk mendukung proses pelaporan Badan Usaha Milik Daerah agar berjalan lebih tertib, cepat, dan terintegrasi.

Kehadiran LABUNGA menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan laporan BUMD, baik yang berkaitan dengan kinerja maupun kondisi keuangan. Pada basis data inovasi Kemendagri, inovasi ini juga muncul dengan nama SILABUNGA (Sistem Laporan BUMD Ngawi), dengan manfaat utama mempercepat dan mempermudah penyampaian laporan kinerja dan keuangan BUMD secara rutin dan tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung pelaporan yang lebih efisien dan akuntabel.
Melalui sistem pelaporan yang lebih tertata, pemerintah daerah diharapkan dapat memantau perkembangan BUMD secara lebih cepat dan akurat. Inovasi ini penting karena laporan yang tersusun dengan baik akan membantu proses evaluasi, pengambilan keputusan, serta penguatan pembinaan terhadap BUMD agar pengelolaannya semakin profesional. Uraian ini merupakan penjabaran yang sejalan dengan fungsi sistem laporan kinerja dan keuangan yang disebut dalam deskripsi inovasi resminya.
Dari sisi manfaat, LABUNGA diharapkan mampu meningkatkan ketepatan waktu penyampaian laporan, memperkuat ketertiban administrasi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMD. Dengan proses pelaporan yang lebih mudah dan terintegrasi, pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih kuat untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.
Melalui LABUNGA, Kabupaten Ngawi menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan modern, efektif, dan berbasis data. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat pengawasan dan peningkatan kinerja BUMD, sekaligus mendukung pelayanan publik yang semakin akuntabel.