

Ngawi, 13 April 2026 — Sekretaris Bappeda Kabupaten Ngawi bersama Bidang Rendalev memimpin rapat koordinasi tindak lanjut pelaksanaan Program Unggulan Satu Data Geo-AI Ngawi. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis untuk mempercepat implementasi program. Bappeda sebagai koordinator data akan segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Satu Data Geo-AI Ngawi serta menyiapkan Surat Tugas Bupati sebagai dasar pelaksanaan penginputan data oleh DPUPR dan DKPP.
Dari sisi pengelolaan data, peserta rapat menyepakati mekanisme pembaruan data secara berkala. Data sektor pertanian akan diperbarui setiap minggu, sementara data infrastruktur seperti tata bangunan dan irigasi diperbarui setiap enam bulan. Untuk infrastruktur jalan dan jembatan, pembaruan dilakukan secara insidentil saat terjadi kerusakan maupun kegiatan pemeliharaan dan peningkatan. Adapun data tata ruang akan diperbarui apabila terjadi pelanggaran tata ruang.
Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta segera berkoordinasi dengan vendor Jagoan Data untuk penyempurnaan Dashboard Executive pada tahun ini, termasuk rencana pemindahan server guna meningkatkan performa sistem. Diskominfo melalui Bidang Aptika dan Statistik juga akan melakukan desk bersama perangkat daerah untuk proses integrasi dan penarikan data yang telah tersedia ke dalam dashboard sesuai standar data yang ditetapkan.
Program Satu Data Geo-AI Ngawi ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah pada awal Mei 2026. Inisiatif ini diharapkan mampu menghadirkan sistem data terintegrasi berbasis geospasial yang mendukung pengambilan kebijakan secara lebih cepat, tepat, dan berbasis data.