Stunting masih menjadi salah satu persoalan gizi yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kondisi ini berkaitan dengan kekurangan gizi dalam jangka panjang yang berisiko menghambat pertumbuhan fisik maupun kemampuan kognitif anak. Salah satu langkah penting dalam pencegahan stunting adalah menerapkan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) secara tepat. Namun, masih terdapat ibu balita yang belum sepenuhnya memahami pemberian makanan sesuai usia, jumlah, tekstur, dan kebutuhan gizi anak. Untuk membantu meningkatkan pemahaman tersebut, Puskesmas Gemarang menghadirkan BERAKZI (Belajar Asyik Gizi) sebagai media edukasi gizi berbasis digital.

BERAKZI hadir sebagai sarana belajar mandiri bagi ibu balita dalam memahami stunting dan pemberian makanan yang tepat bagi anak. Melalui media digital, informasi kesehatan dapat dipelajari dengan lebih fleksibel tanpa harus selalu menunggu kegiatan Posyandu atau penyuluhan tatap muka. Materi edukasi disajikan secara lebih menarik dan interaktif melalui video, infografis, kuis, serta informasi mengenai resep sehat berbahan pangan lokal. Penyajian tersebut membantu ibu balita tidak hanya memahami informasi tentang stunting, tetapi juga memperoleh panduan yang lebih praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan BERAKZI turut mendukung perubahan cara edukasi gizi yang sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui ceramah dan leaflet. Dengan akses yang lebih mudah, ibu balita dapat mempelajari kembali materi sesuai waktu dan kebutuhan masing-masing. Edukasi pun menjadi lebih dekat dengan keluarga sebagai pihak yang berperan penting dalam pemenuhan gizi anak. Penerapan BERAKZI menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan hasil pre-test dan post-test sebesar 61,05 persen. Di desa percontohan, jumlah balita stunting juga mengalami penurunan dari 16 balita pada 2022, menjadi 12 balita pada 2023, dan 11 balita pada 2024. Hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam pemahaman ibu sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Gemarang.
BERAKZI menjadi inovasi Puskesmas Gemarang dalam menghadirkan edukasi gizi yang lebih mudah, menarik, dan fleksibel bagi ibu balita. Melalui pemanfaatan teknologi, informasi mengenai stunting dan pemberian makanan yang tepat dapat dipahami secara lebih praktis sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.