Ngawi — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Bappeda bersama Bidang Litbang menghadirkan inovasi SINAR NGAWI (Sistem Informasi Inovasi dan Riset Ngawi) sebagai langkah untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah secara lebih terintegrasi. Dalam dokumen resmi Pemkab Ngawi, SINAR NGAWI dijelaskan sebagai sistem yang dirancang untuk menangani persoalan pengelolaan riset sekaligus menyediakan informasi riset bagi lembaga riset, masyarakat, dan pemerintah daerah. Sistem ini juga tercatat sebagai inovasi daerah Kabupaten Ngawi.

Sebelum SINAR NGAWI dikembangkan, pengelolaan hasil riset dan inovasi di Kabupaten Ngawi masih menghadapi sejumlah kendala, seperti belum terintegrasinya pangkalan data hasil riset, sumber daya riset yang tersebar, serta sasaran riset yang belum terpetakan secara optimal. Kondisi tersebut membuat pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pembangunan daerah belum berjalan seefektif yang diharapkan. Melalui SINAR NGAWI, kondisi itu diarahkan berubah dengan menghimpun data riset dan inovasi dalam satu sistem digital yang lebih tertata dan lebih mudah diakses.
Kehadiran inovasi ini menjadi penting karena Kabupaten Ngawi sedang mendorong penguatan ekosistem riset dan inovasi untuk mendukung visi pembangunan daerah yang mandiri dan berdaya saing. Dalam upaya tersebut, Bappeda Kabupaten Ngawi juga menggandeng BRIN untuk menyusun Rencana Induk dan Peta Jalan Kemanfaatan IPTEK, sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas. Pada kegiatan Diseminasi Riset dan Inovasi Daerah Agustus 2024, pendekatan ini juga mendapat apresiasi dari Direktur Fasilitasi Riset Inovasi Daerah BRIN sebagai langkah yang relevan untuk membangun inovasi yang berkelanjutan.
SINAR NGAWI diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan riset dan inovasi, mempermudah akses informasi bagi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat, serta mendukung pengambilan kebijakan yang lebih berbasis data dan bukti. Lebih jauh, inovasi ini menjadi langkah penting untuk menjadikan hasil riset tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan berkelanjutan dan penguatan perekonomian lokal.
Melalui SINAR NGAWI, Kabupaten Ngawi menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem riset yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Inovasi ini menjadi fondasi penting agar riset dan inovasi daerah semakin terarah, terhubung, dan mampu memperkuat daya saing Kabupaten Ngawi di masa depan.