Maju Lewat Inovasi: Sederet Karya Kreatif Berkompetisi di Hari Pertama AKAR Ngawi 2026

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) resmi memulai tahapan krusial dalam ajang prestisius tahun ini. Pada Senin (18/5/2026), proses penjurian hari pertama Ajang Kompetisi Inovasi dan Riset Ngawi (AKAR NGAWI) 2026 sukses dilaksanakan, menjadi panggung pembuktian bagi ide-ide kreatif dan solutif berbasis lokal.

Kompetisi tahun ini menjaring berbagai terobosan yang terbagi ke dalam lima kategori utama pada hari pertama. Para peserta saling unjuk gigi memaparkan keunggulan inovasi mereka, mulai dari kategori Inovasi Daerah, Inovasi Website/Mobile, Inovasi Kesehatan, Inovasi Agribis dan Energi, hingga Inovasi Desa. Keragaman kategori ini menunjukkan komitmen Kabupaten Ngawi untuk mendorong transformasi digital dan kemandirian sektor riil dari tingkat akar rumput.

Mengingat efisiensi dan jangkauan teknologi, jalannya penjurian dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Dalam sesi presentasi yang berlangsung kompetitif tersebut, masing-masing peserta memutarkan video dokumentasi visual sekaligus memaparkan hasil nyata dari inovasi yang telah diimplementasikan di hadapan dewan juri.

“Melalui visualisasi video dan paparan langsung, kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, melainkan benar-benar berdampak dan dapat direplikasi untuk kemajuan masyarakat Ngawi,” ujar perwakilan panitia penyelenggara.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, Bappeda Ngawi tidak main-main dalam menghadirkan panelis. Proses penjurian dikawal ketat oleh dewan juri profesional dari berbagai sektor strategis, antara lain praktisi dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jawa Timur, insan media dari JTV Madiun, serta pakar akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan juara yang memiliki inovasi berdaya saing tinggi, aplikatif, dan berdampak luas.

Scroll to Top