BANTING ATAS: Gerakan Bersama Mencegah dan Menangani Stunting di Desa Gembol

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Di Desa Gembol, kasus stunting dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman masyarakat mengenai gizi, pola asuh yang kurang optimal, serta terbatasnya koordinasi dalam penanganannya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, dikembangkan inovasi BANTING ATAS (Bersama Atasi Stunting dan Aksi Tangani Stunting) sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting secara berkelanjutan.

BANTING ATAS mengedepankan pendekatan berbasis masyarakat melalui pembentukan Kelompok Keluarga Tangguh Gizi (KKTG) di setiap RT. Kelompok ini berperan memberikan edukasi, melakukan pemantauan keluarga berisiko, serta membantu deteksi dini terhadap ibu hamil dan balita yang memerlukan perhatian khusus. Program ini juga didukung oleh berbagai kegiatan seperti kunjungan rumah, kelas ibu balita, demonstrasi memasak makanan bergizi berbahan lokal, hingga pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayuran sebagai sumber pangan keluarga. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi antara pemerintah desa, bidan, kader posyandu, tokoh masyarakat, dan keluarga. Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), inovasi ini juga memperkuat sistem pemantauan perkembangan balita melalui pelaporan yang dilakukan secara berkala. Hasil pelaksanaannya menunjukkan terbentuknya 12 Kelompok Keluarga Tangguh Gizi, meningkatnya pengetahuan keluarga mengenai pencegahan stunting, serta penurunan angka stunting di Desa Gembol pada tahun pertama pelaksanaan program.

BANTING ATAS merupakan inovasi yang memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan mengutamakan edukasi gizi, pemantauan kesehatan, serta kerja sama lintas sektor, program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat ketahanan gizi keluarga, dan mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

Scroll to Top