Ngawi – Program inovasi GESIT (Gerakan Bersama Sikat TBC) yang diinisiasi oleh Puskesmas Gemarang menjadi langkah nyata dalam upaya menekan angka kasus tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut. Penyakit TBC hingga kini masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Data di Puskesmas Gemarang menunjukkan tren peningkatan jumlah penderita dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan pendekatan baru yang lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat.

Melalui inovasi GESIT, penanganan TBC tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan keluarga pasien dan mantan penderita yang telah sembuh. Mereka dihimpun dalam sebuah wadah bernama Paguyuban TBC, yang berfungsi sebagai ruang edukasi, pendampingan, sekaligus dukungan psikososial bagi penderita. Pendekatan ini dinilai lebih humanis karena mengedepankan kebersamaan dan kepedulian antaranggota masyarakat dalam menghadapi penyakit.
Salah satu keunggulan program ini adalah peran aktif mantan penderita TBC sebagai agen perubahan. Mereka berbagi pengalaman selama menjalani pengobatan, memberikan motivasi kepada pasien baru, hingga terlibat dalam kunjungan rumah bagi pasien yang berisiko menghentikan pengobatan. Pendekatan berbasis pengalaman ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan dan semangat pasien untuk menjalani pengobatan hingga tuntas.
Selain itu, kegiatan GESIT juga dilaksanakan melalui pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali di Puskesmas Gemarang. Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penyuluhan, mulai dari tata cara pengobatan, pentingnya gizi, hingga kesehatan lingkungan. Diskusi terbuka juga menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi pasien maupun keluarga dalam proses penyembuhan.
Dengan adanya inovasi GESIT, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat TBC dapat ditekan, sekaligus mencegah munculnya kasus TBC resistan obat. Program ini juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat, mulai dari meningkatnya pengetahuan keluarga dalam merawat pasien hingga terbentuknya solidaritas komunitas yang kuat. Ke depan, GESIT diharapkan dapat menjadi model penanganan TBC berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan.