GEBER SAMBER Bersih Lingkungan Sehatkan Kehidupan

Ngawi – Puskesmas Widodaren, Kabupaten Ngawi, meluncurkan inovasi GEBER SAMBER (Gerakan Berkah Sampah Bermanfaat) sebagai upaya mengatasi persoalan sampah yang semakin meningkat di wilayah Kecamatan Gerih, khususnya Desa Guyung. Program ini hadir sebagai respon atas meningkatnya volume sampah yang pada tahun 2022 mencapai 12,07 ton per tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk yang diikuti peningkatan konsumsi menjadi faktor utama bertambahnya timbunan sampah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan dan lingkungan.

Berdasarkan hasil survei rumah sehat, dari total 1.961 rumah di Desa Guyung, hanya 40,89% yang memiliki tempat sampah sesuai standar kesehatan. Sisanya, sebanyak 59,10% rumah masih membuang sampah sembarangan. Kondisi ini menyebabkan lingkungan menjadi kotor, berisiko menimbulkan penyakit berbasis lingkungan seperti diare, DBD, dan ISPA, serta menurunkan kualitas hidup masyarakat. Permasalahan ini mendorong Puskesmas Widodaren bersama pemerintah desa dan lintas sektor untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis masyarakat.

Melalui GEBER SAMBER, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik diolah menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali, sementara sampah anorganik didaur ulang menjadi produk kerajinan atau ditukarkan dengan sembako, khususnya sumber protein hewani. Pendekatan ini tidak hanya mengatasi persoalan sampah, tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan gizi keluarga, terutama dalam upaya penurunan angka stunting.

Keunggulan program ini terletak pada integrasi antara pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Selain memberikan manfaat ekonomi melalui hasil daur ulang, GEBER SAMBER juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, PKK, karang taruna, hingga pelaku usaha lokal, sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dalam pelaksanaannya.

Sejak diuji coba pada April 2023 dan diimplementasikan secara penuh pada Oktober 2023, GEBER SAMBER menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan kebersihan lingkungan desa. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi ke desa lain sebagai model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Scroll to Top