Ngawi – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan oleh RSUD dr. Soeroto Ngawi, salah satunya melalui inovasi terbaru bernama “FARMASI PRIMADONA” (Farmasi Prima dalam Pelayanan Obat dan Paripurna). Program ini hadir sebagai pengembangan dari inovasi sebelumnya yang telah sukses mengurangi antrean pasien melalui konsep pelayanan cepat dan nyaman di instalasi farmasi. Inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan obat yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi. Selama ini, pelayanan farmasi kerap menjadi titik penumpukan antrean di rumah sakit. Melalui FARMASI PRIMADONA, sistem pelayanan diperbarui secara menyeluruh dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan yang berorientasi pada kenyamanan pasien.

Salah satu fitur unggulan dalam program ini adalah ELBARA (Electronic Barcode Antrian, Resep, dan Tracking). Sistem ini memungkinkan pasien mendapatkan nomor antrean berbasis barcode sekaligus memantau proses penyiapan obat secara real time. Dengan adanya sistem ini, kesalahan identifikasi pasien dapat diminimalisir dan proses pelayanan menjadi lebih cepat serta akurat. Tak hanya itu, instalasi farmasi juga menghadirkan RUANG TUNGGU ASYIK, yaitu ruang tunggu yang dirancang aman dan nyaman dengan tambahan musik relaksasi. Fasilitas ini dilengkapi area prioritas bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, sehingga pelayanan menjadi lebih inklusif.
Dalam upaya mempercepat pelayanan, program ini juga menghadirkan RAPATI DEPRESI (Racikan dan Paket Alat Kesehatan Cepat). Melalui sistem depo produksi, obat racikan yang umum digunakan telah disiapkan sebelumnya sehingga pasien tidak perlu menunggu lama. Selain itu, paket alat kesehatan juga tersedia dalam bentuk siap pakai untuk mempercepat proses layanan. Untuk meningkatkan akses konsultasi, FARMASI PRIMADONA menghadirkan layanan TELEFARMA, yang memungkinkan pasien berkonsultasi langsung dengan apoteker secara daring. Layanan ini membantu pasien memahami penggunaan obat, efek samping, hingga interaksi obat secara lebih jelas, tanpa harus datang kembali ke rumah sakit.
Di sisi lain, inovasi ini juga didukung oleh SIMEDIS FARMA, yaitu platform media informasi berbasis digital yang menyediakan edukasi kesehatan, informasi obat, serta layanan farmasi kepada masyarakat luas. Melalui platform ini, komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi lebih terbuka dan interaktif. Program FARMASI PRIMADONA juga terintegrasi dengan layanan sebelumnya seperti LANTIP (Layanan Titip Obat) yang memberikan fleksibilitas bagi pasien untuk mengambil obat tanpa harus menunggu lama, bahkan memungkinkan pengantaran obat langsung ke rumah.
Dengan berbagai terobosan tersebut, FARMASI PRIMADONA tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien. Waktu tunggu menjadi lebih singkat, akses layanan semakin mudah, dan kualitas informasi obat semakin meningkat. Ke depan, inovasi ini diharapkan mampu memperkuat citra rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ngawi dan sekitarnya.