Lahir Bahagia, Pulang Beridentitas: GELANG UKIRAN Permudah Administrasi Bayi

Ngawi – Kabar baik datang dari dunia pelayanan kesehatan di Kabupaten Ngawi. RSUD Mantingan menghadirkan inovasi unik bernama GELANG UKIRAN (Senang Lahiran di RSUD Mantingan Pulang Bawa Akta Kelahiran). Sesuai namanya, program ini bikin proses lahiran jadi makin praktis karena bayi yang baru lahir bisa langsung pulang dengan akta kelahiran di tangan orang tua. Selama ini, banyak orang tua yang menunda mengurus akta kelahiran anaknya. Alasannya macam-macam, mulai dari tidak tahu prosedur, sibuk, sampai malas antre ke kantor catatan sipil. Padahal, akta kelahiran itu penting banget karena jadi dasar untuk mengakses berbagai layanan seperti pendidikan, kesehatan, hingga administrasi lainnya.

Melihat kondisi itu, RSUD Mantingan mencoba menghadirkan solusi yang lebih sederhana dan dekat dengan masyarakat. Lewat inovasi ini, pengurusan akta kelahiran tidak lagi dilakukan setelah pulang dari rumah sakit, tapi langsung diproses sejak bayi lahir. Prosesnya juga tidak ribet. Saat ibu menjalani persalinan, orang tua cukup menyerahkan dokumen dasar seperti KTP, KK, dan buku nikah. Selanjutnya, petugas rumah sakit akan membantu menginput data dan mengurus proses administrasi bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Hasilnya, saat ibu dan bayi diperbolehkan pulang, biasanya dalam waktu 2 sampai 4 hari akta kelahiran sudah jadi dan langsung diberikan bersama dokumen medis lainnya. Praktis banget, tanpa perlu bolak-balik ke kantor Disdukcapil. Yang menarik, inovasi ini juga dilengkapi dengan gelang identitas bayi yang tidak hanya berfungsi sebagai penanda medis, tapi juga memuat informasi penting terkait proses administrasi. Bahkan, ada QR code yang bisa digunakan untuk mengecek status pengajuan dokumen, sehingga orang tua bisa lebih tenang dan transparansi layanan tetap terjaga.

Program ini jadi bentuk pelayanan “satu atap” yang menggabungkan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan. Jadi, orang tua tidak hanya pulang membawa bayi yang sehat, tapi juga sudah lengkap secara administrasi sebagai warga negara. Selain memudahkan masyarakat, inovasi ini juga punya dampak jangka panjang. Dengan meningkatnya kepemilikan akta kelahiran sejak dini, akses anak terhadap layanan publik akan semakin terbuka. Hal ini juga membantu pemerintah dalam pendataan penduduk yang lebih akurat.

GELANG UKIRAN mulai diuji coba pada Maret 2025 dan resmi dijalankan pada Juni 2025. Meski masih dalam tahap pengembangan, inovasi ini sudah menunjukkan hasil yang positif dan bahkan mulai direplikasi di beberapa daerah lain seperti Madiun, Magetan, dan Jombang. Kehadiran inovasi ini membuktikan bahwa pelayanan publik bisa dibuat lebih sederhana tanpa mengurangi kualitas. Justru dengan pendekatan yang lebih dekat ke masyarakat, layanan jadi terasa lebih cepat, mudah, dan bermanfaat. Lewat GELANG UKIRAN, RSUD Mantingan tidak hanya membantu proses persalinan berjalan lancar, tapi juga memastikan setiap bayi punya identitas resmi sejak hari pertama kehidupannya. Sebuah langkah kecil yang dampaknya besar bagi masa depan generasi berikutnya.

Scroll to Top