Satu Bulan Satu Pendamping: SALIN PENA Hadirkan Perhatian Berkelanjutan

Ngawi – Upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) terus dilakukan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Geneng Kabupaten Ngawi. Salah satu terobosan yang kini dihadirkan adalah inovasi SALIN PENA (Satu Ibu Bersalin, Satu Pendamping), sebuah sistem pendampingan khusus bagi ibu bersalin guna memastikan keselamatan dan kualitas pelayanan yang optimal. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kasus kematian ibu dan bayi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Data menunjukkan bahwa Jawa Timur masih mencatat ratusan kasus kematian ibu dan ribuan kematian bayi, sementara Kabupaten Ngawi juga turut menyumbang angka tersebut. Kondisi ini mendorong perlunya langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan maternal dan perinatal di rumah sakit.

SALIN PENA hadir dengan konsep sederhana namun berdampak besar, yakni satu ibu bersalin akan didampingi oleh satu tenaga bidan yang bertanggung jawab secara khusus terhadap kelengkapan rekam medis pasien. Pendamping ini tidak hanya memastikan data administrasi lengkap, tetapi juga memantau seluruh informasi penting terkait kondisi kesehatan ibu, seperti hasil pemeriksaan laboratorium, rujukan medis, hingga catatan tindakan sebelumnya. Selama ini, masih ditemukan kasus ketidaklengkapan pengisian rekam medis di ruang bersalin, yang berpotensi menghambat proses pelayanan dan meningkatkan risiko kesalahan penanganan. Melalui SALIN PENA, setiap pasien mendapatkan perhatian lebih intensif dari tenaga kesehatan yang bertugas sebagai pendamping, sehingga seluruh dokumen penting dapat dipastikan terisi dengan baik.

Selain meningkatkan aspek klinis, inovasi ini juga memberikan dampak positif secara psikologis bagi ibu bersalin. Kehadiran pendamping membuat ibu merasa lebih tenang, aman, dan percaya diri dalam menghadapi proses persalinan. Kondisi mental yang stabil ini dinilai turut berperan dalam kelancaran proses persalinan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya RSUD Geneng dalam mendukung kebijakan nasional terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus menjawab tantangan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi prioritas pembangunan kesehatan.

Dengan implementasi SALIN PENA, RSUD Geneng berharap dapat meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh, mulai dari aspek administrasi, kompetensi tenaga kesehatan, hingga ketepatan tindakan medis. Inovasi ini juga diharapkan mampu menjadi model pelayanan yang dapat diterapkan di fasilitas kesehatan lain. Ke depan, RSUD Geneng berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak, demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Scroll to Top