Dorong Inovasi Sektor Keluarga Berencana, Bappeda Ngawi Dampingi DP3AKB dalam Penginputan Indeks Inovasi Daerah 2026

Ngawi, 1 Juli 2026 – Penguatan ekosistem inovasi di Kabupaten Ngawi terus bergerak masif ke berbagai sektor. Hari ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) hadir memenuhi undangan DP3AKB Kabupaten Ngawi untuk menjadi narasumber dalam agenda Pendampingan Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala DP3AKB Kabupaten Ngawi, dr. Nugrahaningrum. Dalam sambutannya, beliau menekankan betapa krusialnya melahirkan terobosan baru di semua lini pelayanan. Secara khusus, beliau menggarisbawahi perlunya inovasi yang menyentuh program Keluarga Berencana (KB) guna menjawab tantangan dinamika sosial dan kependudukan saat ini.

💡 Dari Teori ke Aksi Nyata

Memasuki sesi inti, Tim Litbang Bappeda Ngawi memberikan pemaparan komprehensif terkait pelaksanaan Innovative Government Award (IGA) serta membedah detail setiap indikator penilaian. Tidak berhenti pada teori, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi coaching clinic atau praktik pengisian mandiri.

Melalui pendampingan ini, seluruh inovasi yang telah digagas oleh OPD maupun balai penyuluhan langsung diinput secara real-time ke website resmi IGA Kemendagri.

🤝 Sinergi hingga Tingkat Kecamatan

Semangat pemenuhan indikator ini tidak hanya diikuti oleh internal bidang di DP3AKB, melainkan juga melibatkan garda terdepan pelayanan di lapangan. Acara ini turut menghadirkan para kader Balai Penyuluhan KB dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Ngawi.

Keterlibatan aktif para kader ini diharapkan mampu menjaring serta memetakan potensi-potensi inovasi berbasis masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga di Ngawi.

Scroll to Top