Kabupaten Ngawi terus melangkah maju dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan melalui inovasi unggulan bernama PARALEL – Pari Lawuh Lele, sebuah sistem pertanian terpadu yang menggabungkan kolam ikan lele dengan budidaya padi. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan pertanian modern yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi telah melakukan evaluasi mendalam terhadap Indeks Pertanian Berkelanjutan (IPB) yang menunjukkan hasil positif meskipun masih ada beberapa tantangan. Melalui pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari berbagai sumber resmi, evaluasi ini mengukur efisiensi penggunaan sumber daya alam, keberagaman produk pertanian, serta dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat petani.
Hasil evaluasi menjadi pijakan penting bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk merumuskan program-program pendukung keberlanjutan. Salah satunya adalah pelatihan dan pendampingan teknologi ramah lingkungan yang akan diberikan kepada petani, sehingga mereka mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan secara optimal. Selain itu, program penyuluhan terkait keberagaman produk pertanian serta penguatan kelembagaan petani melalui pembentukan kelompok tani yang solid juga menjadi fokus utama.
Dukungan kuat juga datang dari Bappeda Kabupaten Ngawi yang mendorong percepatan inovasi seperti PARALLEL, sekaligus berkolaborasi dengan Inspektorat Kabupaten Ngawi untuk memastikan tata kelola dan pengawasan program berjalan efektif. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, LSM, dan sektor swasta turut menciptakan ekosistem pertanian yang semakin kokoh dan berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah ini, Kabupaten Ngawi berharap dapat menjadi contoh nyata bagi daerah lain dalam menerapkan model pertanian berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat petani.
Komitmen kuat dari seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan inovasi PARALLEL. Partisipasi aktif petani, masyarakat, dan pemerintah daerah akan terus didorong demi mencapai tujuan pembangunan pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.