Lewat SIDUAN, Laporan Warga Ngawi Kini Bisa Dipantau Real Time

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital. Salah satu terobosan terbaru adalah hadirnya SIDUAN (Sistem Informasi Pengaduan) yang digagas oleh Inspektorat Kabupaten Ngawi. SIDUAN resmi diimplementasikan pada Mei 2023 setelah melalui tahap uji coba di Februari, aplikasi ini diciptakan untuk memangkas kerumitan jalur pengaduan konvensional dan memberi ruang lebih luas bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun laporan.

SIDUAN dirancang dengan modul utama berupa formulir pengaduan online, fitur pelacakan status aduan, notifikasi tindak lanjut, hingga rekap statistik pengaduan. Masyarakat cukup mengakses aplikasi melalui smartphone atau komputer, mengisi identitas pelapor (bahkan bisa anonim), memilih kategori aduan seperti infrastruktur, pelayanan publik, atau sosial, melampirkan bukti foto, dan mengirimkan laporan. Selanjutnya, aduan akan diverifikasi oleh admin, diteruskan ke perangkat daerah terkait, ditangani, lalu hasilnya dilaporkan kembali melalui sistem. Digunakannya mekanisme ini, setiap aduan dapat dipantau secara transparan oleh pelapor tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah.

Kepala Inspektorat Kabupaten Ngawi menegaskan bahwa SIDUAN bukan sekadar aplikasi pengaduan, melainkan langkah strategis membangun komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, “Kami ingin menunjukkan bahwa suara warga tidak akan lagi berhenti di meja birokrasi. Melalui SIDUAN, semua laporan bisa dipantau secara real time, ada notifikasi, ada tindak lanjut, sehingga masyarakat percaya bahwa pemerintah benar-benar responsif,” ujarnya. SIDUAN juga mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperkuat upaya pencegahan korupsi dengan membuka akses pengawasan publik secara lebih luas.

Sejak diluncurkan, SIDUAN telah mempercepat waktu respons pengaduan, menekan jumlah laporan berulang, serta meningkatkan koordinasi antar-organisasi perangkat daerah. Masyarakat merasa lebih puas karena prosedur lebih sederhana, cepat, dan transparan. Dampaknya, kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah ikut meningkat. Tidak hanya berhenti di Ngawi, inovasi ini juga sudah direplikasi ke beberapa daerah lain, seperti Jombang, yang melihat efektivitas sistem serupa. Adanya SIDUAN, Kabupaten Ngawi membuktikan diri sebagai daerah yang berkomitmen menghadirkan birokrasi bersih, terbuka, dan dekat dengan warganya.

Scroll to Top