Siapa sangka, di balik potensi bencana, Kecamatan Karanganyar justru menemukan peluang untuk menjadi lebih kuat? Lewat inovasi KENCANA (Kecamatan Tangguh Bencana), warga tidak hanya diajak siap siaga terhadap risiko bencana, tapi juga diberdayakan untuk menjadi ujung tombak ketangguhan daerah. Konsep ini bukan sekadar teori buku teks, tapi diterapkan langsung melalui pemetaan wilayah rawan, pelatihan darurat, pembangunan infrastruktur tahan bencana, hingga sistem kentongan manual yang masih ampuh mengalahkan notifikasi HP!
Inovasi Kencana ini menjadi bukti bahwa solusi tidak harus selalu berbasis teknologi canggih. Cukup dengan pendekatan yang menyentuh masyarakat—melibatkan relawan lokal, pelatihan kreatif, edukasi di sekolah, dan rencana evakuasi yang inklusif—komunitas bisa menjadi lebih sigap dan tangguh. Bahkan, pemanfaatan pengetahuan lokal dan praktik tradisional menjadi bagian penting dari strategi yang digunakan.
Manfaatnya sangat terasa: kesadaran meningkat, evakuasi lebih cepat, kerugian bisa ditekan, dan yang paling penting—warga merasa aman karena menjadi bagian aktif dari sistem penanggulangan bencana. Tak hanya berdampak pada aspek keselamatan, inovasi ini juga membuka peluang pemulihan ekonomi pasca-bencana, memperkuat UMKM lokal, dan mendorong kolaborasi antar lembaga serta sektor swasta.
Dengan Kencana, Kabupaten Ngawi tidak hanya siap menghadapi bencana—tetapi siap menjadi contoh nasional soal bagaimana membangun komunitas yang tangguh, guyub, dan penuh inovasi. Ketika ancaman datang, warga sudah tahu: bukan waktunya panik, tapi saatnya saling bantu dan bangkit!