Mengelola ribuan aset milik pemerintah bukanlah pekerjaan mudah, apalagi jika masih bergantung pada sistem manual yang lambat dan rawan kesalahan. Menjawab tantangan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi PASTI (Pengelolaan Aset Terintegrasi). Program ini dirancang untuk menyatukan pendataan, pemantauan, hingga pemanfaatan aset dalam satu sistem digital yang rapi dan transparan. Dengan PASTI, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki sarana modern untuk mengelola aset secara lebih efisien dan akuntabel.
Salah satu fitur unggulan dari PASTI adalah penggunaan kartu aset dengan QR Code unik untuk setiap barang milik daerah. QR Code ini ditempel langsung pada fasilitas atau peralatan, mulai dari perlengkapan kesehatan, sarana kantor, hingga fasilitas publik lainnya. Hanya dengan satu kali pemindaian menggunakan ponsel pintar, data lengkap asset seperti nomor registrasi, kondisi, lokasi, hingga status kepemilikan dapat diakses secara instan. Cara ini tidak hanya mempercepat inventarisasi, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan pencatatan.
Lebih dari sekadar mempermudah pencatatan, PASTI juga mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sistem ini memungkinkan pegawai untuk menginput, memperbarui, hingga memantau kondisi aset secara digital tanpa harus bergantung pada dokumen manual. Dengan penerapan teknologi tersebut, pengelolaan aset menjadi lebih efisien, modern, dan sesuai dengan semangat transformasi digital yang sedang digalakkan pemerintah daerah.
Manfaat penerapan PASTI dirasakan di berbagai aspek. Dari sisi administrasi, integrasi data aset dalam satu sistem mempermudah pelaporan dan audit. Dari sisi pengawasan, aset dapat dipantau secara real-time untuk meminimalisir risiko kehilangan atau penyalahgunaan. Sementara dari sisi perencanaan, data yang tersaji menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pengadaan, perawatan, hingga penghapusan aset di masa depan. Kehadiran PASTI menandai babak baru dalam pengelolaan aset publik di Ngawi. Inovasi ini bukan hanya mendukung efisiensi birokrasi, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola yang transparan, efektif, dan berbasis data. Ke depan, PASTI diharapkan bisa diperluas ke seluruh OPD sebagai standar baru pengelolaan aset terintegrasi di Kabupaten Ngawi.