PALING SIP, Layanan Keliling Kedunggalar Dekatkan Pelayanan Publik ke Warga Ngawi

Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Kecamatan Kedunggalar menghadirkan inovasi layanan publik yang diberi nama PALING SIP (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Keliling Serap Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat). Program ini merupakan langkah nyata mendekatkan pelayanan administrasi sekaligus menjaring aspirasi warga secara langsung, dengan pendampingan penuh dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ngawi.

Inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk mengoptimalkan pelayanan PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) yang sebelumnya hanya tersedia di kantor kecamatan. Dengan PALING SIP, pelayanan kini hadir langsung ke desa-desa, memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan, perizinan, hingga menyampaikan keluhan dan aspirasi tanpa harus menempuh jarak jauh.

Camat Kedunggalar, Agung Prasetyo Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar pelayanan administratif, tetapi juga sarana memperkuat interaksi pemerintah dengan masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan cepat, mudah, murah, sekaligus punya ruang untuk menyampaikan aspirasi langsung. Kehadiran PALING SIP adalah bentuk nyata komitmen mendekatkan pemerintah ke rakyatnya,” ujarnya.

Pendampingan dari Bappeda Ngawi memastikan bahwa inovasi ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga masuk dalam perencanaan pembangunan daerah agar bisa berkelanjutan dan direplikasi di kecamatan lain. Bahkan, keberhasilan program ini sudah mulai dilirik daerah lain seperti Mojokerto, Magetan, hingga Jombang.

Dengan manfaat yang nyata—mulai dari memperpendek jarak pelayanan, meningkatkan kualitas administrasi, hingga memperkuat kepercayaan masyarakat—PALING SIP diharapkan menjadi model layanan publik yang adaptif, partisipatif, dan siap berkembang sesuai kebutuhan zaman.

Scroll to Top