Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik. Melalui dukungan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ngawi, UPT Puskesmas Paron meluncurkan program PARODI WARUNG (Paron Peduli Warga Kurang Beruntung). Program ini menjadi terobosan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan berbasis keluarga dengan pendekatan langsung ke rumah warga.
PARODI WARUNG hadir menjawab permasalahan rendahnya kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi, TBC, hingga gangguan jiwa. Tim kesehatan dari berbagai bidang – dokter, perawat, bidan, hingga promotor kesehatan – bergabung dalam satu tim untuk melakukan kunjungan rumah terjadwal. Pendekatan ini tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga edukasi, pendampingan, serta motivasi agar keluarga mampu mengelola kesehatan secara mandiri.
Dengan mengusung konsep “warung” sebagai simbol kehangatan, kunjungan dilakukan dalam suasana santai sehingga menumbuhkan rasa percaya antara petugas dan keluarga. Lebih dari sekadar pemeriksaan, petugas juga membantu keluarga menemukan solusi permasalahan kesehatan sehari-hari, mulai dari kepatuhan obat, pola hidup sehat, hingga manajemen stres. Bahkan, layanan jemput bola juga diberikan untuk difabel dan warga dengan keterbatasan mobilitas.
Bappeda Ngawi menilai PARODI WARUNG sebagai bukti nyata bagaimana inovasi sederhana dapat memberi dampak besar. Program ini bukan hanya mendekatkan layanan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan budaya gotong royong dalam menjaga keluarga tetap sehat. Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat, PARODI WARUNG diharapkan mampu direplikasi lebih luas, menjadikan Ngawi sebagai daerah yang inovatif dan peduli terhadap warganya, khususnya yang kurang beruntung.