PERISAI KAMIS: Inovasi Sosial Desa Babadan Wujudkan Kepedulian Tiap Pekan

Desa Babadan, Kecamatan Paron, menghadirkan inovasi sosial yang sederhana tetapi berdampak besar melalui program PERISAI KAMIS (Pemberian Santunan Anak Yatim dan Masyarakat Miskin). Setiap hari Kamis, perangkat desa bersama warga bergerak aktif menyisihkan sebagian rezeki untuk anak yatim dan keluarga kurang mampu. Gerakan ini tumbuh dari semangat kebersamaan, lalu berkembang menjadi tradisi sosial yang mengikat warga. Dengan langkah nyata itu, Desa Babadan berhasil menjadikan kepedulian sebagai budaya yang terus hidup.

Tujuan PERISAI KAMIS bukan hanya menyalurkan santunan, melainkan menanamkan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemanusiaan. Perangkat desa rutin mengajak warga untuk menyumbang, sedangkan masyarakat merespons dengan partisipasi aktif setiap pekan. Kepala Desa Babadan pun terus mendorong warganya agar melihat santunan sebagai wujud kasih yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat. Program ini berjalan tertib dan terjadwal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan puluhan anak yatim serta keluarga miskin di desa tersebut.

Setiap pekan, warga menyalurkan bantuan dalam bentuk uang, sembako, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan mendesak lain. Panitia kegiatan juga menambahkan tausiyah singkat yang menguatkan nilai kepedulian dan solidaritas. Dengan cara itu, warga tidak hanya memberi santunan, tetapi juga menerima penguatan moral dan spiritual. Kegiatan ini menumbuhkan ikatan sosial yang lebih erat, sekaligus membuka ruang dialog tentang pentingnya berbagi demi menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Melalui PERISAI KAMIS, Desa Babadan membuktikan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu berupa teknologi canggih atau birokrasi rumit. Warga justru memilih langkah sederhana yang langsung menyentuh hati masyarakat. Semangat gotong royong yang lahir dari program ini mampu memperkuat solidaritas sosial dan menginspirasi desa lain untuk meniru. Dengan PERISAI KAMIS, Babadan tidak hanya mencatat inovasi sosial baru, tetapi juga membangun warisan kepedulian yang mengakar. Inovasi ini menunjukkan bahwa kasih sayang dan kebersamaan bisa menjadi kekuatan terbesar dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan penuh kepedulian.

Scroll to Top