Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, meluncurkan program kesehatan sederhana namun berdampak besar bagi warganya. Program ini bernama GEMALUR (Gemar Makan Telur), sebuah gerakan yang mendorong ibu hamil, balita, dan anak usia sekolah untuk rutin mengonsumsi telur setiap hari. Pemerintah desa memilih telur karena mudah diperoleh, terjangkau, serta kaya protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Dengan GEMALUR, Desa Ngancar berkomitmen melawan stunting sekaligus mencetak generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Pemerintah desa bersama kader posyandu aktif menyosialisasikan manfaat protein hewani kepada keluarga. Mereka menggelar edukasi rutin di posyandu, kelas ibu hamil, hingga program sekolah sehat. Selain itu, pemerintah desa bekerja sama dengan kelompok peternak ayam lokal agar pasokan telur segar selalu tersedia dengan harga terjangkau. Langkah ini tidak hanya menyehatkan warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui peningkatan penjualan hasil ternak.
Masyarakat mulai merasakan manfaat GEMALUR. Anak-anak yang rutin makan telur tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki konsentrasi lebih baik di sekolah. Ibu hamil yang mengikuti program ini juga melaporkan kondisi tubuh lebih stabil dan perkembangan janin sesuai usia kehamilan. Para orang tua merasa terbantu karena telur mudah diolah menjadi berbagai menu favorit anak, mulai dari rebusan sederhana hingga variasi masakan yang bergizi. Kepala Desa Ngancar menegaskan, “Satu telur setiap hari membawa perubahan besar bagi masa depan anak-anak kita. Itulah semangat GEMALUR.”
Ke depan, Desa Ngancar akan memperluas GEMALUR dengan menambahkan bahan bergizi lain seperti ikan dan sayuran ke dalam menu keluarga. Pemerintah desa juga menyiapkan program dapur sehat dan lomba memasak berbahan dasar telur agar ibu-ibu lebih kreatif dalam menyajikan makanan bergizi. Melalui gerakan sederhana namun konsisten, GEMALUR membuktikan bahwa langkah kecil dari desa mampu melahirkan generasi unggul yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.