Emas Top: Toko PKK Desa Wonokerto Dongkrak Ekonomi Lokal

Warga Desa Wonokerto, Kabupaten Ngawi, terus berinovasi untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Mereka mendirikan Toko PKK “Emas Top” (Ekonomi Maju Bersama Toko PKK) sebagai wadah pemasaran produk lokal. Toko ini memasarkan hasil usaha rumahan dan pertanian warga, mulai dari bakpao, keripik tempe, kerupuk, kue mochi, lumpia, hingga jamu tradisional. Inovasi ini memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat semangat pemberdayaan keluarga dari, oleh, dan untuk masyarakat.

PKK Desa Wonokerto melakukan survei sebelum mendirikan Toko PKK. Mereka menentukan lokasi strategis untuk toko dan memetakan produk yang paling dibutuhkan warga. Pleno PKK bersama pemerintah desa kemudian menyepakati pendirian Toko PKK “Emas Top” pada 2023. Pemerintah desa meresmikan kepengurusan toko dengan menunjuk Nanik Nurniati sebagai penanggung jawab, Tutik Puji Lestari sebagai ketua, Herwinda sebagai sekretaris, Krisniatik sebagai bendahara, dan Linda Muthoharih sebagai anggota. Dengan struktur kepengurusan yang jelas, PKK mengelola toko secara profesional dan terarah.

Toko PKK “Emas Top” tidak hanya menampung produk, tetapi juga membimbing pelaku usaha. PKK mendorong warga meningkatkan kualitas produk, memperbaiki desain kemasan, dan mengurus legalitas usaha. Mereka juga mempromosikan produk secara aktif, baik melalui kegiatan langsung di desa maupun media digital. Dengan cara ini, produk lokal Wonokerto menembus pasar lebih luas dan UMKM desa mampu bersaing dengan lebih percaya diri.

Keberadaan Toko PKK “Emas Top” sudah meningkatkan kesejahteraan warga. Pelaku usaha rumahan berhasil menambah pendapatan, memperkuat ekonomi keluarga, dan membuka lapangan kerja baru. Toko ini juga menjadi pusat sinergi antara PKK dan masyarakat, memadukan kegiatan ekonomi dengan peningkatan kualitas hidup. Dengan visi menjadikan Wonokerto sebagai desa yang produktif, mandiri, dan sejahtera, Toko PKK “Emas Top” membuktikan bahwa kolaborasi nyata bisa melahirkan inovasi yang mengangkat ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas desa.

Scroll to Top