Desa Kiyonten Luncurkan Program PANTAS: Pertanian Produktif, Adil, dan Berkelanjutan untuk Wujudkan Swasembada Pangan
Ngawi – Pemerintah Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, meluncurkan inovasi PANTAS (Pertanian yang Produktif, Adil, dan Berkelanjutan) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Program ini resmi diinisiasi pada 10 Agustus 2024 dan mulai diimplementasikan pada 9 Juli 2025.

Inovasi PANTAS lahir dari kepedulian masyarakat Desa Kiyonten terhadap tantangan pertanian konvensional yang masih bergantung pada pupuk kimia. Ketergantungan tersebut seringkali berdampak negatif pada kesuburan tanah, pencemaran air, hingga kesehatan masyarakat.

Program ini mendorong petani untuk beralih ke pertanian organik dengan fokus pada:
- Produksi pupuk organik dan pestisida nabati berbasis bahan lokal,
- Sekolah Tani Organik sebagai wadah pelatihan rutin,
- Lahan percontohan (demonstration plot) untuk penerapan teknik ramah lingkungan,
- Branding dan pengemasan produk agar mampu bersaing di pasar,
- Sertifikasi organik bertahap guna meningkatkan kepercayaan konsumen.
Inovasi ini digagas langsung oleh masyarakat Desa Kiyonten dengan dukungan Pemerintah Desa dan Kecamatan Kasreman.

Selain mendukung visi Bupati Ngawi tentang pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, PANTAS juga:
- Mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia,
- Menjaga kualitas tanah dan air,
- Meningkatkan pendapatan petani melalui produk organik bernilai tinggi,
- Menyediakan pangan sehat dan bebas residu kimia bagi masyarakat,
- Membuka lapangan kerja baru di bidang pertanian organik dan pengolahan hasil.
Petani dilatih melalui sekolah tani organik tentang cara membuat pupuk kompos, pupuk cair, hingga pestisida alami. Produk hasil panen kemudian dikemas secara menarik dan dipasarkan baik secara offline maupun digital. Pemerintah Desa juga menyiapkan lahan percontohan untuk memberikan contoh langsung praktik pertanian organik.
Dengan program ini, Desa Kiyonten ditargetkan menjadi sentra pertanian organik yang mampu menunjang ketahanan pangan Kabupaten Ngawi serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.