Pada 19 November 2025, Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan taringnya sebagai daerah yang serius membangun budaya inovasi. Bappeda Ngawi menerima kunjungan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) dalam rangka validasi lapangan sebagai tindak lanjut dari prestisiusnya penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2025. Kunjungan resmi ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen Ngawi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis inovasi.

Rombongan BSKDN diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Ngawi di Mal Pelayanan Publik (MPP). Suasana pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, menampilkan kesiapan daerah dalam menyajikan data, bukti, dan dampak inovasi yang selama ini dikembangkan. Dari MPP, agenda berlanjut ke sesi verifikasi inovasi unggulan SIGADING, sebuah aplikasi yang menjadi salah satu wujud nyata digitalisasi pelayanan kepegawaian di Ngawi dan didampingi langsung oleh BKPSDM.
Tidak berhenti di situ, tim BSKDN kemudian bergerak menuju Desa Dempel untuk melakukan validasi inovasi PRLB (Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan) yang banyak mendapatkan perhatian karena dianggap sebagai terobosan yang relevan dan berdampak besar bagi sektor pangan. Pendampingan dilakukan oleh DKPP, memastikan seluruh detail teknis dapat tersampaikan secara komprehensif.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan produktif. Harapannya, keberhasilan validasi ini dapat menjadi pemicu bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dari berbagai OPD, desa, hingga komunitas lokal. Ngawi menargetkan bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi mendongkrak reputasi sebagai kabupaten yang progresif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
Dengan pijakan kuat dari proses validasi ini, Ngawi membuka jalan untuk semakin melompat maju, menyusul berbagai pencapaian dan memantapkan posisi sebagai daerah inovatif yang siap bersaing secara nasional.
