Politeknik Negeri Jember Siap Buka Kelas S2 Agribisnis Terapan di Ngawi, Perkuat SDM Agribisnis Berbasis Vokasi

Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia unggul dengan menghadirkan Program Studi S2 Agribisnis – Program Magister Terapan, yang direncanakan membuka kelas Kabupaten Ngawi. Program ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kapasitas SDM agribisnis yang aplikatif, solutif, dan selaras dengan tuntutan dunia kerja serta pemberdayaan masyarakat.

Pada Kamis, 18 Desember 2025, JFT Bidang Litbang menghadiri kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Command Centre Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini secara khusus membahas rencana pembukaan Program Pendidikan Pascasarjana Politeknik Negeri Jember, terutama Program Studi S2 Manajemen Terapan Agribisnis, yang diharapkan dapat memperluas akses pendidikan magister terapan bagi masyarakat dan aparatur di wilayah Ngawi dan sekitarnya.

Program Magister Terapan Agribisnis Polije menekankan pendekatan pendidikan vokasi berbasis penerapan ilmu melalui pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik. Lulusan dipersiapkan menjadi SDM profesional yang siap kerja, mampu memfasilitasi pengembangan dan inovasi agribisnis, serta berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan nyata di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengembangan bisnis agro dan ekowisata.

Adapun konsentrasi yang ditawarkan meliputi Manajemen Agribisnis, Penyuluhan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Pengembangan Bisnis Agro dan Ekowisata, serta Pengembangan Agribisnis Peternakan dan Perikanan. Seluruh proses pembelajaran didukung fasilitas yang memadai, mulai dari ruang perkuliahan, laboratorium komputer dan komunikasi bisnis, perpustakaan, hingga perkuliahan daring melalui Zoom Meeting.

Dengan rencana pembukaan kelas di Kabupaten Ngawi, Politeknik Negeri Jember diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM agribisnis daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi vokasi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor agribisnis yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Scroll to Top