Ngawi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menggelar koordinasi pembentukan Tim Teknis Pelaksana Kegiatan Pengembangan Inovasi dan Teknologi Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2025, sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah yang berkelanjutan.
Koordinasi tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah lintas sektor, di antaranya perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Bagian Organisasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM Desa). Keterlibatan multi-stakeholder ini menjadi fondasi penting dalam membangun sinergi inovasi yang komprehensif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Tujuan utama pembentukan tim teknis ini adalah untuk memastikan kesiapan dan keselarasan peran masing-masing sektor dalam mendorong lahirnya inovasi daerah, khususnya pada penyelenggaraan Innovative Government Award (IGA) di tahun-tahun mendatang. Dengan tim teknis yang telah terbentuk sejak awal, diharapkan proses pendampingan, penguatan ide, hingga implementasi inovasi dari setiap sektor dapat berjalan lebih terarah dan optimal.
Selain itu, koordinasi ini juga menjadi bagian dari upaya konkret Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam merealisasikan inovasi unggulan daerah yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Ngawi. Inovasi tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta daya saing daerah.
Melalui pertemuan ini, Bappeda Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya inovasi di lingkungan pemerintahan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan daerah yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
